
Oleh: dr. Yudi Prasetyono, Sp.N, FINA *)
PAGI pukul 08.30, Kamis 22 Oktober 2026, datang di UGD pasien yang dibawa oleh keluarganya.
Staf satpam mengenali pasien tersebut mengalami lumpuh separo tubuh.
Perawat dan dokter triase UGD menemukan terjadinya kelemahan anggota gerak kanan mendadak.
Pasien tidak bisa bicara pada pukul 05.30 pagi.
Pasien tersebut mengalami serangan stroke 3 jam sebelum tiba di UGD, kemudian mengaktifkan protokol code stroke.
Tim code stroke bergerak tepat dan terukur sesuai tupoksi masing masing di bawah koordinasi dokter spesialis neurologi.
Tiga puluh menit kemudian data laboratorium, ct scan otak dan check list parameter stroke telah lengkap terkumpul.
Dokter spesialis neurologi memutuskan untuk melakukan tindakan trombolisis, diawali dengan meminta persetujuan tindakan ke keluarga pasien.
Trombolisis dilakukan selama 60 menit. Hasilnya ada perbaikan peningkatan kekuatan anggota gerak kanan pasien.



