Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Even Futsal Kemplang Pajak, PAD Pati Bocor

A
Penulis: Admin❯
ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUSMENANG: Salah satu peserta Futsal mendapat trofi di GOR Pesantenan Pati belum lama ini.
ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS MENANG: Salah satu peserta Futsal mendapat trofi di GOR Pesantenan Pati belum lama ini. 

Advertisement

 PATI - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati tengah mendalami dugaan penarikan tiket masuk terhadap pelajar dan suporter dalam ajang turnamen olahraga antar-pelajar, seperti Bupati Cup, yang diselenggarakan di fasilitas umum GOR. 

Pasalnya, kegiatan tersebut menggunakan alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Besarannya Rp 70 juta. 

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan BPKAD Pati, Miranti, mengungkapkan bahwa pihaknya mulanya menerima informasi dari pimpinan terkait adanya keluhan dan pertanyaan publik mengenai dugaan pembayaran tiket penonton dalam event futsal pelajar di GOR.

Advertisement

“Nahh ini saya juga baru tau kalau ada tiketnya. Nanti coba kami undang Dinporapar untik kami mohonkan penjelasan,” katanya. 

"Bapak sempat menanyakan langsung ke saya, 'Coba dicek, itu yang kegiatan futsal-futsal di GOR kok ada penarikan pembayaran?' Begitu arahan beliau," ujar Miranti saat dikonfirmasi, Rabu (28/10).

Menindaklanjuti instruksi tersebut, pihak BPKAD sempat berkoordinasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati selaku instansi penanggung jawab kegiatan.

Advertisement

Dari koordinasi awal, pihak Dinpora mengonfirmasi bahwa ajang tersebut merupakan agenda resmi yang dibiayai melalui dana APBD.

Namun, polemik muncul setelah adanya temuan di lapangan terkait dugaan pungutan liar atau penarikan biaya kepada para suporter pelajar yang hendak masuk ke arena pertandingan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penonton atau suporter pelajar yang hadir mendukung sekolahnya.

Misalnya dalam laga SMA 1 melawan SMA 2 dikenakan tarif bervariasi mulai dari Rp10.000, Rp15.000 yang terkadang dikemas dalam bentuk pembelian barang atau bundling produk tertentu.

Advertisement

Artikel Terkait

Pria Asal Blora Ditangkap di Pati, Diduga Sodomi Santri di Kamar Mandi Masjid

Pria Asal Blora Ditangkap di Pati, Diduga Sodomi Santri di Kamar Mandi Masjid

Pria asal Blora berinisial MS ditangkap Polresta Pati karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap santri di Pucakwangi. Polisi mendalami dugaan empat kasus serupa dan menelusuri kemungkinan korban lainnya.

Pemkab Pati Siapkan 1.250 Bibit Tabebuya, Jalan Sudirman Dibidik Jadi Malioboro

Pemkab Pati Siapkan 1.250 Bibit Tabebuya, Jalan Sudirman Dibidik Jadi Malioboro

Pemkab Pati menyiapkan sekitar 1.250 bibit tabebuya untuk memperluas penghijauan. Jalan Sudirman dibidik menjadi kawasan menarik layaknya Malioboro di Yogyakarta.

PKB Pati Gelar Musran Dapil IV, Panaskan Mesin Pileg 2029

PKB Pati Gelar Musran Dapil IV, Panaskan Mesin Pileg 2029

PKB Pati menggelar Musran DPRt Dapil IV menyongsong persiapan Pemilu 2029 dimana targetnya adalah memperoleh 2 kursi DPRD Pati.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer