Dugaan Keracunan MBG di Pati Bikin Wali Murid Trauma, Minta Mekanisme Diubah


PATI – Dugaan kasus keracunan setelah pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pati memunculkan kekhawatiran di kalangan wali murid.
Selain meminta evaluasi menyeluruh, sejumlah orang tua mengusulkan perubahan mekanisme pemberian bantuan agar kejadian serupa tidak kembali dialami anak-anak mereka.
Salah satu wali murid, Sukarni, mengaku anaknya mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan makanan MBG pada Jumat (11/9).
Baca Juga: Usai Kasus Keracunan MBG, 172 SPPG di Pati Bakal Diperiksa
Padahal, tidak ada tanda mencurigakan dari makanan yang disantap anaknya, baik dari aroma maupun rasa.
Sukarni mengatakan kejadian tersebut baru pertama kali dialami anaknya.
Sebelumnya, sang anak dapat mengonsumsi menu MBG tanpa mengalami keluhan kesehatan.
Meski demikian, pengalaman tersebut membuatnya khawatir program pembagian makanan siap saji justru menimbulkan risiko bagi siswa.
Karena itu, Sukarni menyarankan pemerintah mempertimbangkan format bantuan lain.
Salah satunya berupa bantuan tunai atau kartu bantuan sosial yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak sesuai kondisi masing-masing keluarga.
Trauma Tak Hanya Soal Fisik
Kekhawatiran serupa disampaikan Anis Syafatun, warga Gembong.



