
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Kontingen Indonesia menempati peringkat kesembilan dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games 2026 hingga Rabu (21/10/2026) pukul 06.00 WIB. Merah Putih telah mengumpulkan 25 medali, terdiri atas empat emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Sepanjang Selasa (20/10), Indonesia menambah tiga medali emas dari cabang olahraga (cabor) atletik, para cycling, dan para swimming. Tambahan tersebut memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan di ajang olahraga multicabang bagi atlet disabilitas se-Asia itu.
Asian Para Games 2026 berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026. Kompetisi ini diikuti 45 kontingen dengan mempertandingkan 489 nomor dari 18 cabang olahraga. Ajang tersebut mengusung motto “Kokoro o, hitotsu ni”.
China Pimpin Klasemen Medali Asian Para Games 2026
Republik Rakyat Tiongkok masih mendominasi klasemen sementara. Hingga Rabu dini hari, kontingen China telah mengoleksi 149 medali, dengan rincian 70 emas, 44 perak, dan 35 perunggu.
Uzbekistan berada di posisi kedua dengan raihan 17 emas, 21 perak, dan 18 perunggu atau total 56 medali. Sementara itu, Jepang selaku tuan rumah menempati peringkat ketiga dengan 16 emas, 20 perak, dan 27 perunggu.
Indonesia berada tepat di bawah Kazakhstan yang menempati posisi kedelapan dengan lima emas, enam perak, dan 10 perunggu. Meski sama-sama mengumpulkan 21 medali, Kazakhstan unggul dalam jumlah emas.
Di bawah Indonesia, Malaysia menempati peringkat ke-10 dengan tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Dengan demikian, Indonesia masih berada di atas negara tetangga tersebut dalam klasemen sementara.
Tiga Emas Indonesia pada Selasa, 20 Oktober
Tambahan emas Indonesia pada Selasa datang dari tiga atlet yang tampil di cabang olahraga berbeda.
I Kadek Dwi Purwana Yasa membuka perolehan emas hari itu melalui nomor lempar cakram putra F57. Ia mencatat lemparan sejauh 49,75 meter, mengungguli atlet Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, yang membukukan 45,10 meter. Medali perunggu diraih Hussein Khazaee dari Irak dengan catatan 45,06 meter.
Prestasi Kadek semakin istimewa karena ia mempertajam rekor dunia sekaligus rekor Asia miliknya sendiri. Rekor sebelumnya tercatat 48,68 meter dan diraih di Tlaxcala, Meksiko.

