KUDUS, RadarPati.ID – Baznas Kudus jalankan program ZKantin untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi mustahik (penerima zakat).
Program ZKantin merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik di lingkungan sekolah.
Program ini merupakan program baru yang berasal dari berbagai aspirasi masyarakat. Ini juga bagian dari pelebaran sayap Baznas ke lingkungan sekolah.
Baznas Kudus telah melaksanakan program tersebut pada Oktober untuk sejumlah 101 SD.
Kemudian 25 November juga telah terlaksana ZKantin untuk sejumlah 79 MI.
Sejumlah SD dan MI tersebut dipilih berdasarkan perolehan sekolah yang sesuai kategori serta memenuhi seleksi administrative dari Baznas.
Ketua Baznas Kudus, Noor Hadi mengatakan selama ini Baznas hanya menyasar Mustahik secara umum.
Namun, saat ini Baznas coba masuk ke SD dan MI sebagai bantuan stimulan modal usaha. “Sementara kekuatan kami baru SD dan MI,” ujarnya.
Baznas berikan bantuan stimulan modal usaha sejumlah uang tunai Rp 1 juta dan banner bertuliskan program ZKantin serta kotak infaq kepada kantin sekolah.
Dana tersebut berasal dari dana zakat yang digunakan sebagai penambahan modal bagi mustahik yang memiliki usaha berupa kantin.
Berfokus pada dagangan olahan tradisional rumahan seperti lemper, agar-agar, kripik, dan lain sebagainya.
Sedangkan kotak infaq ditujukan untuk monitoring dan evaluasi atas kegiatan usaha yang dijalankan mustahik.
Kemudian infaq tersebut nantinya juga akan dikumpulkan oleh Baznas dan digunakan sebagai tambahan dana zakat.
”Jadi tak kami kasih modal terus kita lepas, tidak. Satu sisi manfaatnya kembali ke Baznas, sisi lain ada kemanfaatan untuk masyarakat ketika kotak infaq ini terisi banyak,” terangnya.
“Harapannya kedepannya mustahik bisa menjadi muzzaki (orang yang berzakat), kalau misal belum bisa menjadi muzzaki setidaknya bisa menjadi orang yang berinfaq,” pungkasnya. (dik/him)
Editor : Abdul Rochim