Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jelang Ramadan, Pedagang Pasar Kliwon Kudus Kebanjiran Order

Alfian Dani • Rabu, 6 Maret 2024 | 17:37 WIB
PERMINTAAN MENINGKAT: Penjual pakaian tampak melayani pembeli di Pasar Kliwon, Kudus kemarin.
PERMINTAAN MENINGKAT: Penjual pakaian tampak melayani pembeli di Pasar Kliwon, Kudus kemarin.

KUDUS, RADARPATI.ID - Pusat grosir pakaian di Pasar Kliwon, Kudus, kebanjiran pesanan jelang Ramadan.

Penjualan pakaian muslim mengalami peningkatan dua kali lipat dari hari biasanya.

Saat wartawan koran berkunjung ke Pasar Kliwon kemarin, beberapa ruko busana muslim tampak ramai didatangi pembeli.

Tidak hanya itu, para pedagang pakaian juga terlihat sibuk mengemas barang pesanan yang siap dikirim ke luar kota.

Salah satunya Fathimatush Sholikhah, penjual gamis Halwa. Ia mengatakan, dalam sehari bisa menghabiskan 400-700 baju dalam satu model. Baju-baju yang dijual merupakan hasil produksi sendiri.

"Kalau biasanya produksi baju sebulan sekali. Sekarang dua hari sekali, itu pun langsung habis, " katanya kemarin.

Menurutnya, kebanyakan pembeli mencari bahan pakain jenis rayon yang dijual dari kisaran harga Rp 200-300 ribu. Rata-rata pembeli datang dari reseller dan penjual ecer.

"Penjualan kita mulai dari Pati, Rembang, Jepara, Blora, Temanggung, Surabaya, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Lampung," sebutnya.

Keramaian pembeli juga dirasakan Rifqi Syaifullah, pedagang grosir baju khusus pria di Pasar Kliwon.

Ia mengaku, penjualan pakaian meningkat sebanyak 500 persen dari hari biasanya.

Beberapa jenis pakaian yang dijual diantaranya, baju koko, celana, kaos, kemeja, dan lain-lain.

Menurutnya, hasil penjualan itu hanya mengandalkan dari toko tanpa lewat transaksi online.

"Sudah dari dulu. Kalau bulan Ruwah mau mendekati Ramadan itu ramai pembeli, " ujarnya.

Meski ramai, penjualan pakaian dijual dengan harga normal, karena mengikuti harga pasar dan persaingan antarpembeli.

"Baju koko saya jual dari Rp 60-70 ribu. Kalau hem dari Rp 40-70 ribu, " terangnya.

Koordinator Pasar Kliwon Teguh Adi Santoso memperkirakan saat mendekati bulan puasa nanti, jumlah pembeli terus meningkat.

Dalam sehari ada sekitar seribuan pembeli datang ke pasar.

Ia menyebut, dampak keramaian pembeli di Pasar Kliwon sekurangnya dapat menyumbang Rp 1 miliar dalam sepekan yang didapatkan dari 2.500 pedagang.

"Paling ramai itu saat Minggu. Kalau hari biasa mungkin tidak terlalu ramai pembeli yang datang. Maka dari itu, setiap hari kita patroli untuk mengantisipasi copet,," jelasnya. (wat/war/ade)

 

Komandan POSAL Grajagan, Peltu Andik Karvianto
Komandan POSAL Grajagan, Peltu Andik Karvianto
Editor : Alfian Dani
#pedagang #pasar kliwon kudus #kebanjiran order #jelang ramadan