
KUDUS – Sebanyak 15 unit Chromebook dan 10 pengisi daya milik SD 1 Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, hilang dicuri.
Akibat kejadian tersebut, sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 45 juta. Polisi kini menyelidiki kasus pencurian yang terjadi saat dini hari itu.
Guru SD 1 Tumpangkrasak Johan Saputra mengatakan, kehilangan tersebut pertama kali diketahui pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 08.00.
Saat itu, seorang guru hendak mencari pengisi daya laptop di ruang komputer.
Namun, pengisi daya tidak ditemukan. Setelah diperiksa, belasan Chromebook yang biasanya disimpan di atas meja juga raib.
“Ketika mencari charger, ternyata semua Chromebook hilang. Jumlahnya 15 unit beserta 10 charger,” ungkap Johan.
Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pengawas dan koordinator wilayah (korwil), sebelum meneruskannya ke Polsek Jati.
Johan menjelaskan, Chromebook bantuan pemerintah pusat itu masih dalam kondisi baik dan aktif digunakan siswa untuk mengikuti program pembelajaran coding.
Berdasarkan dugaan awal, pelaku masuk dengan mencongkel jendela ruang komputer.
Rekaman CCTV di sekitar Balai Desa Tumpangkrasak memperlihatkan seseorang mengenakan jaket hitam, membawa senter merah dan tas yang diduga digunakan untuk membawa barang curian.




