Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makna Kemerdekaan sebagai Kedaulatan dan Kemandirian

AA
Pengasuh Suluk Maleman Anis Sholeh Baasyin.
Pengasuh Suluk Maleman Anis Sholeh Baasyin.

Advertisement

 

PATI – Makna kemerdekaan dinilai tidak cukup hanya dipahami sebagai terbebas dari penjajahan.

Kemerdekaan juga harus diwujudkan dalam kemandirian dan kedaulatan bangsa, termasuk keberanian masyarakat mengelola kehidupan serta menentukan arah masa depannya sendiri.

Advertisement

Pandangan tersebut disampaikan budayawan Anis Sholeh Ba’asyin dalam forum Suluk Maleman pada momentum bulan kemerdekaan.

Menurut Anis, istilah merdeka dalam konteks geopolitik merupakan terjemahan dari kata independen, yang berarti tidak bergantung kepada pihak lain.

Advertisement

 Sementara dalam konteks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, makna tersebut kemudian dipahami sebagai pernyataan lepas dari cengkeraman penjajahan.

Namun, ia mengingatkan bahwa pemaknaan kemerdekaan sebatas pergantian kekuasaan berpotensi menimbulkan persoalan baru.

“Jika kemerdekaan hanya dimaknai demikian, muncul kekhawatiran bahwa kemerdekaan hanya sekadar perpindahan dari penguasa lama ke penguasa baru. Dan kekhawatiran semacam itu pernah diungkap oleh Tan Malaka,” ujar Anis.

Menurutnya, kekhawatiran tersebut semakin terasa dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kondisi itu berbeda dengan fase awal kemerdekaan ketika semangat kerakyatan para tokoh bangsa masih sangat kuat dan kepentingan pribadi belum menjadi orientasi utama.

Anis bahkan mengingatkan kembali pengorbanan para pejuang yang gugur dalam merebut kemerdekaan. Ia mengibaratkan para syuhada sebagai sosok yang masih hidup dalam perspektif Al-Qur’an, sehingga perjuangan mereka semestinya menjadi pengingat bagi generasi setelahnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Suluk Maleman Mengajak Pentingnya Membaca Situasi dengan Jernih

Suluk Maleman Mengajak Pentingnya Membaca Situasi dengan Jernih

Kesabaran tidak cukup dimaknai sebagai sikap menerima keadaan tanpa berbuat apa-apa. Di tengah berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan, kesabaran justru diperlukan untuk membaca situasi secara jernih.

Renungan Makna Kehidupan di Tengah Gaya Hidup Modern

Renungan Makna Kehidupan di Tengah Gaya Hidup Modern

Budayawan Anis Sholeh Ba'asyin mengajak masyarakat untuk kembali merefleksikan makna kehidupan di tengah derasnya arus modernitas yang dinilai mendorong manusia terus mengejar keinginan tanpa pernah merasa cukup.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer