GROBOGAN, Radar Pati – Dampak jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung, Grobogan, membuat akses jalan utama Dusun Mintreng terputus.
Sebab, jalan sepanjang sekitar 35 meter itu, terendam dengan kedalaman 4 meter.
Derasnya banjir membuat kondisi jalan membentuk cekungan bak sungai baru.
Meski saat ini lokasi tanggul jebol telah ditutup, akses ke Dusun Mintreng masih tergenang.
Warga pun masih kesulitan untuk menuju Balai Desa Baturagung hingga ke kota.
Jalan tersebut tak hanya akses ke Dusun Mintreng, tapi sebagai penghubung Desa Ringinkidul, Tambakan, Tlogorejo, Pepe, hingga Ringinharjo.
”Kalau muter sekitar 2 sampai 3 kilometer. Namun kondisinya masih banjir. Jadi memang masih sulit aksesnya," ungkap Babinsa Baturagung Sertu Sutrisno.
Dalam memperlancar mobilitas menuju pasar, sekolah dan sejumlah tempat, warga mulai memanfaatkan perahu agar dapat beraktivitas.
Perahu tersebut merupakan bantuan dari KSR PMI Semarang. Perahu hanya bisa dinaiki tiga sampai empat orang sekali menyebrang.
Akses darurat tersebut, dibuat sejak Rabu (12/3) bersama relawan, TNI, dan Polri.
Mereka juga membuat tali di atas sungai untuk membawa logistik seperti makanan, obat-obatan, dan barang lain untuk memenuhi kebutuhan warga di Dusun Mintreng.
Salah satu warga, Agam mengaku senang dengan adanya bantuan perahu ini.
”Sangat terbantu karena bisa ke sekolah lagi. Meskipun agak takut. Berkat bantuan Pak TNI dan polisi di sini jadi aman," ungkapnya.
Warga tak perlu merogoh kocek lantaran sarana darurat tersebut, diberikan gratis untuk membantu memudahkan akses warga. (int/zen/lin)
Editor : Abdul Rochim