Masih Ada Puluhan Sekolah Rusak di Grobogan, Ini Upaya Disdik

GROBOGAN – Pekerjaan rehabilitasi sekolah di Kabupaten Grobogan terus berjalan.
Namun, upaya membenahi fasilitas pendidikan tersebut belum sepenuhnya menuntaskan persoalan.
Hingga kini, masih ada sekitar 20 hingga 30 sekolah yang membutuhkan perbaikan dan belum tertangani.
Kepala Disdik Grobogan Purnyomo melalui Kabid Pembinaan SD, M Irfan, mengatakan, kebutuhan rehabilitasi sekolah di wilayahnya masih cukup banyak.
Dari pendataan yang dilakukan, sekitar 180 sekolah sebelumnya telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan perbaikan.
"Yang belum tertangani masih sekitar 20 sampai 30-an sekolah. Ini masih berproses di tahun depan," ungkapnya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, di tahun ini penanganan dilakukan secara bertahap melalui beberapa sumber anggaran, yakni DAU dan APBN.
Pada 2026, melalui program revitalisasi sekolah dasar (SD) dari APBN, sekitar 60 sekolah telah menjalin perjanjian kerja sama (PKS).
Sementara itu, dari DAU sebanyak 115 sekolah mendapatkan alokasi pekerjaan rehabilitasi maupun pembangunan sarana dan prasarana (sarpras).
Jenis pekerjaannya beragam, mulai dari perbaikan ruang kelas hingga fasilitas penunjang sekolah.



