Realisasi PAD Grobogan Tembus Rp 249 Miliar, Sektor Ini yang Bikin Melejit

GROBOGAN — Kinerja penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Grobogan hingga triwulan ketiga tahun anggaran 2026 mencatatkan tren positif.
Berdasarkan data Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Grobogan per Jumat (30/10), total PAD yang berhasil dihimpun telah menyentuh angka Rp 249.105.630.680,00 atau sebesar 81,03 persen dari target.
Kabid Pajak Daerah II BPPKAD Kabupaten Grobogan, Rini Rachmawati, menyampaikan bahwa perolehan ini merupakan hasil dari langkah intensifikasi serta pendekatan proaktif yang terus dilakukan jajarannya di lapangan.
"Kami terus mendorong kesadaran wajib pajak melalui kemudahan pelayanan dan pengawasan yang terukur," ujar Rini.
Berdasarkan laporan rincian realisasi, sejumlah pos pajak dan retribusi menunjukkan kinerja menonjol dengan melampaui target tahunan.
Pos Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk kategori permainan ketangkasan merealisasikan Rp 247.466.304,00 atau 112,48 persen dari target.
Capaian melebihi target juga dibukukan oleh sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan Lainnya yang mengumpulkan Rp 264.420.200,00 atau 105,77 persen.
Sementara itu, pos Retribusi Daerah mencatatkan lonjakan signifikan sebesar Rp 307.781.756,00 atau mencapai 307,77 persen dari target awal.
"Sektor-sektor yang melampaui target ini menjadi bukti bahwa potensi-potensi penerimaan baru dan pengawasan di lapangan mulai membuahkan hasil positif," katanya.
Selain sektor yang melampaui target, pos penopang utama PAD tetap menyumbangkan kontribusi nominal terbesar.



