Tiga Bakal Calon Kades di Grobogan Gugur, Seleksi Tertulis Digelar 25 November


GROBOGAN – Persaingan menuju kursi kepala desa (kades) dalam Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Grobogan mulai mengerucut.
Tiga bakal calon (balon) kades dari dua desa dinyatakan tidak memenuhi kelengkapan administrasi hingga batas waktu yang ditentukan.
Ketiga pendaftar tersebut berasal dari Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, dan Desa Kalipang, Kecamatan Gabus.
Sementara itu, seluruh pendaftar di Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, dinyatakan telah melengkapi berkas persyaratan.
Baca Juga: Seleksi Berkas Pilkades Grobogan 2026, Sejumlah Balon Kades Tersingkir
Di Desa Ngraji, jumlah pendaftar yang semula mencapai 13 orang kini berkurang menjadi 11 orang.
Dua pendaftar, Sigit Purnomo dan Ahmad Moethohar, tidak melengkapi berkas hingga batas akhir pada Kamis (29/10/2026).
Sebelas bakal calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi adalah Hardi, Suyamto, Huda Nur Seto, Sukandar, Moh Ali Muklisin, Yahmo (petahana), Arif Nurhidayat, Edy Wibowo, Ahmad Asrofi, Puji Hartini, dan Mohamad Barori.
Di Desa Kalipang, satu dari 11 pendaftar, yakni Maryanto, juga dinyatakan tidak melengkapi berkas persyaratan.
Dengan demikian, tersisa 10 bakal calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya.
Mereka adalah Karmin, Muhamad Amin, Hari Sudarmawan, Bambang Heriyanto, Susanto, Rindung Galuh Dimas Tejo Kusumo, Anik Wijayanti, Yuniatiningsih, Zaenal Arifin, dan Khamid Baedhowi.
Berbeda dengan dua desa tersebut, seluruh sembilan pendaftar di Desa Pulokulon berhasil memenuhi kelengkapan administrasi.
Mereka dinyatakan lolos tahap pemberkasan dan berhak mengikuti seleksi lanjutan.
Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) pada Dispermades Grobogan Herman Kusdharyanto menjelaskan, desa dengan jumlah bakal calon lebih dari lima orang wajib menggelar tes tertulis untuk menyaring kandidat.
”Tes tertulis akan dilakukan pada 25 November 2026 mendatang. Bukan CAT, tapi dengan lembar jawab komputer, seperti ujian nasional,” ujar Herman, Jumat (30/10/2026).
Dengan jumlah pendaftar yang masih melebihi lima orang, Desa Ngraji, Kalipang, dan Pulokulon dipastikan mengikuti seleksi tertulis.
Tes tersebut dijadwalkan berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Undip.
Tahapan ini menjadi salah satu penentu untuk menyaring kandidat sebelum melanjutkan proses Pilkades Serentak 2026.
Puluhan bakal calon dari ketiga desa tersebut kini harus mempersiapkan diri menghadapi ujian pada 25 November mendatang. (*)



