Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pilkades Grobogan 2026, Petahana Berhadapan dengan Istri Sendiri

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
MENDAFTAR: Bacakades Tlogotirto Kecamatan Gabus saat mendaftarkan diri di Pilkades Grobogan 2026. (Tlogotirto untuk RadarPati)
MENDAFTAR: Bacakades Tlogotirto Kecamatan Gabus saat mendaftarkan diri di Pilkades Grobogan 2026. (Tlogotirto untuk RadarPati)

Advertisement

GROBOGAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Grobogan menghadirkan persaingan yang tidak biasa.

Advertisement

Empat desa menjadi arena kontestasi pasangan suami istri yang sama-sama mendaftar sebagai bakal calon kepala desa (bacakades).

Bahkan, sejumlah petahana harus bersaing dengan istri sendiri untuk memperebutkan kursi kepemimpinan desa.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Grobogan, Herman Kusdharyanto, menyebut fenomena tersebut terjadi di Desa Lajer, Kecamatan Penawangan; Desa Karangrejo dan Tlogotirto, Kecamatan Gabus; serta Desa Penadaran, Kecamatan Gubug.

Di Desa Tlogotirto, petahana Tri Adi Saputra akan berhadapan dengan istrinya, Indri Puspitasari.

Tri lebih dahulu mendaftarkan diri pada Selasa pekan sebelumnya. 

Sementara itu, Indri menyusul pada Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan hari terakhir pendaftaran.

Tri Adi Saputra menyatakan keinginannya melanjutkan sejumlah program yang telah berjalan selama menjabat kepala desa.

Program tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, sanitasi, sektor pertanian, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Persaingan serupa terjadi di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug. Petahana Sholehaturidlo kembali mengikuti bursa pencalonan bersama istrinya, Dina Amalina.

Sholehaturidlo mendaftar pada 8 Oktober 2026, tepat pada hari pertama pembukaan pendaftaran.

Adapun Dina mendaftarkan diri pada 20 Oktober 2026 atau hari terakhir pendaftaran.

"Insyaallah, saya bersama istri berniat untuk kembali mengikuti Pilkades Penadaran sebagai bentuk komitmen melanjutkan pengabdian kepada masyarakat," ujar Sholehaturidlo.

Dia memastikan seluruh dokumen persyaratan pencalonannya telah dipenuhi dan diterima panitia.

"Untuk berkas persyaratan, Alhamdulillah sudah lengkap dan sudah diterima panitia," imbuhnya.

Sholehaturidlo juga menyoroti tantangan pemerintahan desa ke depan, terutama keterbatasan anggaran Dana Desa.

Di sisi lain, pemerintah desa dituntut menyesuaikan program pembangunan dengan prioritas pemerintah pusat.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, dia berencana mengoptimalkan anggaran yang tersedia dengan mendahulukan kebutuhan masyarakat.

Prioritasnya mencakup peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, serta pengembangan potensi desa.

Selain Tlogotirto dan Penadaran, persaingan suami istri juga terjadi di Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus, serta Desa Lajer, Kecamatan Penawangan.

Di Karangrejo, petahana Sigit Beni Harto akan berhadapan dengan istrinya, Dian Apriani.

Sementara di Lajer, Purwadi maju sebagai bakal calon kepala desa dengan menghadapi istrinya, Suranti.

Dengan demikian, empat desa di Grobogan mencatatkan pasangan suami istri dalam daftar bakal calon Pilkades Serentak 2026.

Persaingan tersebut menjadi bagian dari dinamika pemilihan di tingkat desa, dengan masyarakat nantinya menentukan calon yang dipercaya memimpin untuk periode berikutnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Bakal Jadi Spot Foto dan Jogging, Penataan Taman Tugu Tani Grobogan Berlanjut Tahun Depan

Bakal Jadi Spot Foto dan Jogging, Penataan Taman Tugu Tani Grobogan Berlanjut Tahun Depan

GROBOGAN – Taman Tugu Tani di Grobogan bakal tampil lebih menarik. Kawasan tersebut ditata untuk menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat, mulai dari tempat berolahraga, bersantai, hingga berburu foto. Namun, pen

Sambut Hari Pahlawan, PLN UP3 Grobogan Gembleng 186 Personel Yantek

Sambut Hari Pahlawan, PLN UP3 Grobogan Gembleng 186 Personel Yantek

Menjelang peringatan Hari Pahlawan, PT PLN (Persero) UP3 Grobogan terus memperkuat kualitas pelayanan kelistrikan. Salah satunya melalui Akademi Yantek yang diikuti 186 personel pelayanan teknik (Yantek) dan 15 pegawai

Tinggal Dua Tahun, Sekdes PNS di Grobogan Harus Tentukan Pilihan

Tinggal Dua Tahun, Sekdes PNS di Grobogan Harus Tentukan Pilihan

GROBOGAN – Puluhan sekretaris desa (sekdes) berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Grobogan harus mulai mempertimbangkan masa depan kariernya. Mereka diberi waktu maksimal dua tahun untuk menentukan pilihan,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer