Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPPK Grobogan Akan Ditugaskan di Kopdes Merah Putih

I

KDMP: Kopdes Merah Putih yang ada di Kabupaten Grobogan.
KDMP: Kopdes Merah Putih yang ada di Kabupaten Grobogan.


Advertisement

GROBOGAN – Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Grobogan berpotensi mendapat penugasan baru.

Mereka akan dialihkan untuk membantu pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah.

Kepala BKPSDM Grobogan, Padma Saputra, mengatakan pengalihtugasan tersebut merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Advertisement

Selain itu, kebijakan tersebut juga diperkuat dengan surat edaran bersama yang ditandatangani Menteri Koperasi, Menteri PAN-RB, Menteri Dalam Negeri, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“PPPK yang diprioritaskan adalah tenaga teknis dengan pendidikan minimal diploma tiga (D-3),” jelas Padma.

Ia menegaskan, tidak semua PPPK akan dialihkan. Tenaga PPPK dari sektor guru, kesehatan, dan penyuluh pertanian dipastikan tidak termasuk dalam skema penugasan tersebut.

Advertisement

BKPSDM juga akan memprioritaskan PPPK yang memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan pengelolaan koperasi, seperti ekonomi, hukum, manajemen, maupun ekonomi syariah.

“Kami juga sudah bersurat ke seluruh OPD. Jangan sampai setelah PPPK ditempatkan di KDMP, justru kinerja di OPD menjadi terganggu,” ujarnya.

Padma menambahkan, pengalihtugasan tersebut perlu dikalkulasi secara matang agar tidak memicu kekosongan pegawai di organisasi perangkat daerah.

“Jangan sampai setelah kita alihkan ke KDMP, OPD justru kembali mengangkat tenaga baru dengan alasan kekurangan pegawai,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Perkoperasian Dinas Koperasi dan UKM Grobogan, Nur Ikhsan, menyebut kebutuhan tenaga untuk mengelola KDMP cukup besar.

Berdasarkan hasil pembahasan dalam rapat koordinasi sebelumnya, setiap Koperasi Desa Merah Putih diperkirakan membutuhkan dua hingga tiga PPPK.

“Mereka akan ditugaskan sebagai wakil manajer, accounting, dan kepala gudang,” ungkapnya.

Penempatan PPPK nantinya juga akan disesuaikan dengan domisili masing-masing pegawai agar lebih efektif dalam menjalankan tugas.

Menurut Nur Ikhsan, kebutuhan tenaga pengelola koperasi di Grobogan diperkirakan mencapai sekitar 840 PPPK. Saat ini skema penugasannya masih dalam tahap perumusan di BKPSDM.

“Jika nanti tidak ada usulan dari OPD, kemungkinan akan ada PPPK yang langsung ditempatkan sesuai kebutuhan koperasi,” tandasnya. (Int)

Advertisement
Editor : Mahendra Aditya

Artikel Terkait

14 ASN Grobogan Kantongi Izin Maju Pilkades, Bagaimana Jika Terpilih?

14 ASN Grobogan Kantongi Izin Maju Pilkades, Bagaimana Jika Terpilih?

GROBOGAN – Sebanyak 14 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan telah mengantongi izin untuk maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades). Sementara empat ASN lainnya masih menjala

Tak Wajib PPG, CPNS Guru 2027 Dibuka 139 Ribu Formasi

Tak Wajib PPG, CPNS Guru 2027 Dibuka 139 Ribu Formasi

Kebijakan ini dibuka guna memberikan kesempatan luas bagi lulusan baru (fresh graduate) hingga guru non-ASN dalam memenuhi kuota tahap awal sebanyak 139.000 formasi.

CPNS Guru 2027 Dibuka Awal Tahun, Formasi Disiapkan Tahap Awal

CPNS Guru 2027 Dibuka Awal Tahun, Formasi Disiapkan Tahap Awal

Pemerintah menyusun strategi bertahap untuk mengatasi krisis kekurangan tenaga pendidik di berbagai pelosok Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer