Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luar Biasa! Sosok Aulia Dewi Grobogan Ini Getol Kenalkan Budaya Daerah

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
Aulia Dewi
Aulia Dewi

RADAR PATI - SEMANGAT anak muda dalam memajukan daerah terus bermunculan.


Advertisement

Salah satunya datang dari Aulia Dewi, mahasiswi semester tiga Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang, yang kini dipercaya menjadi Duta Wisata Rembang.

Gelar tersebut diraihnya setelah menyisihkan para peserta lain dalam ajang pemilihan Duta Wisata tingkat Kabupaten Rembang baru-baru ini.

Tugas baru itu menjadi momentum bagi Aulia untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan potensi ekonomi kreatif Rembang, khususnya kepada generasi muda.

Advertisement

Putri pasangan Sarpani dan Sri Wahyuni ini menuturkan bahwa perannya sebagai duta wisata sangat terbantu dengan pemanfaatan media sosial dan platform digital.

Ia bahkan telah menyiapkan sebuah program promosi bernama “Bergaul”.

Kendati saat ini ia menempuh kuliah di Semarang, banyak teman kampusnya yang belum mengetahui profil daerah asalnya.

Advertisement

Karena itu, Aulia gencar memperkenalkan makanan dan minuman khas Rembang, seperti dumbeg dan sirup kawista.

”Sebagai anak muda Rembang, saya merasa punya kewajiban untuk mengangkat nama daerah ke tingkat yang lebih luas,” ujar dara kelahiran 24 Agustus 2006 itu.

Aulia sadar bahwa promosi wisata tidak dapat dilakukan secara instan.

Ia bertekad untuk tetap konsisten, sembari membagi waktu antara dunia kuliah dan aktivitas sebagai duta wisata.

Saat memiliki waktu luang, ia selalu menyempatkan diri pulang ke Desa Waru Playon, Kecamatan Rembang, terutama setelah ajang grand final.

Ia tak datang sendiri, melainkan bersama rekan-rekannya dalam Ikatan Mbak dan Mas Rembang (IMMR), untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial.

”Lebih pada bentuk pengabdian kepada masyarakat. Misalnya, mengajar anak-anak di desa-desa atau memberikan kelas duta wisata kepada siswa sekolah di Kabupaten Rembang tentang pariwisata,” tuturnya.

Melalui langkah-langkah kecil namun konsisten itu, Aulia berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal Rembang, baik dari sisi budaya, kuliner, maupun destinasi wisatanya. (*/int/him)

Advertisement

Artikel Terkait

Mengenal Kuliner Tradisional Indonesia yang Tetap Digemari dari Generasi ke Generasi

Mengenal Kuliner Tradisional Indonesia yang Tetap Digemari dari Generasi ke Generasi

Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional dengan cita rasa khas dari setiap daerah. Mulai dari rendang hingga kerak telor, berbagai makanan Nusantara tetap digemari dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

5 Rekomendasi Kuliner Andalan Mahasiswa UMK: Enak, Kenyang, dan Ramah di Kantong!

5 Rekomendasi Kuliner Andalan Mahasiswa UMK: Enak, Kenyang, dan Ramah di Kantong!

Rekomendasi kuliner murah dengan harga ramah di kantong mahasiswa di sekitaran UMK

Pedas Gurih Mangut Kepala Manyung, Kuliner Khas Pesisir Pati yang Menggugah Selera

Pedas Gurih Mangut Kepala Manyung, Kuliner Khas Pesisir Pati yang Menggugah Selera

Kabupaten Pati memiliki beragam kuliner tradisional yang menjadi bagian dari identitas masyarakatnya. Salah satu sajian yang cukup dikenal, khususnya di kawasan pesisir, adalah mangut kepala manyung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer