Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Museum Jenang di Kudus Solusi Berwisata Musim Hujan

Samodra Dahliya • Jumat, 31 Januari 2025 | 03:31 WIB

 

RAMAI: Pengunjung memadati Museum Jenang dan Gusjigang baru-baru ini. (SAMODRA DAHLIYA/RADAR KUDUS)
RAMAI: Pengunjung memadati Museum Jenang dan Gusjigang baru-baru ini. (SAMODRA DAHLIYA/RADAR KUDUS)

KUDUS, RadarPati.ID – Rangkaian libur panjang pada akhir Januari menjadi salah satu penyebab tingginya animo masyarakat berwisata.

Baik dari dalam Kota Kudus maupun luar Kota Kudus.

Namun, banyak yang masih merasa bingung menentukan mau berwisata ke mana.

Salah satu tujuan wisata yang nyaman dikunjungi saat musim hujan adalah Museum Jenang dan Gusjigang, karena merupakan destinasi wisata indoor.

Di dalam Museum Jenang dan Gusjigang, pengunjung bisa menikmati spot yang instagramable dan full edukasi.

Fasilitas lain adalah adanya pusat oleh-oleh yang letaknya terkoneksi dengan museum.

Menurut Manager Marketing Mubarokfood M. Kirom, liburan panjang kali ini merupakan momen yang sangat langka.

Sebab, banyak masyarakat luar yang merantau pulang ke Kudus sekalian ziarah ke makam sebelum Ramadan (nyadran).

”Dengan adanya libur Isra Mikraj pada Senin (27/1) disambung dengan Hari Raya Imlek Rabu (29/1), liburan kali ini menjadi sangat panjang karena Selasa (28/1) banyak yang mengambil cuti. Bahkan, saya melihat fenomena liburan panjang kali ini, seperti semimudik. Puncak liburan adalah hari ini (kemarin, Red). Bahkan, mungkin bisa berlanjut hingga akhir pekan,” ungkapnya.

Tingkat kunjungan di Museum Jenang dan Gusjigang mulai meningkat sejak Jumat malam (24/1), dan puncaknya terjadi pada Sabtu dan Minggu mengalami peningkatan tiga kali lipat dari hari-hari biasa dan stabil sampai sekarang.

Menurut Kepala Museum Jenang dan Gusjigang Hesti Tri Hartanto, Museum Jenang dan Gusjigang dihadirkan sebagai wisata edukasi dan memberi banyak manfaat bagi masyarakat.

”Kami juga harus dapat mengubah persepsi masyarakat yang semula menganggap museum adalah tempat yang menjenuhkan, menjadi tempat yang sangat menarik, sehingga orang bisa betah dan nyaman,” harapnya.

Sementara itu, menurut Hani, salah satu pengunjung museum mengatakan, ia bersama keluarga sengaja mengunjungi Museum Jenang dan Gusjigang, karena merasa kangen dengan Kudus tempo dulu.

”Saya sudah lama merantau ke Jakarta. Saat kembali ke Kudus yang saya ingat adalah salah satu jajanan khas Jenang Kudus. Jadi, kami meluangkan waktu ke sini. Selain itu, hadirnya Museum Jenang dan Gusjigang membuat saya kembali mengenang tentang Kudus tempo dulu,” jelasnya. (lia/lin)

Editor : Abdul Rochim
#kudus #musim hujan #museum jenang #wisata #mubarokfood