RADAR PATI – Perkembangan mobil listrik mulai mengubah pilihan kendaraan keluarga di Indonesia.
Namun, perubahan teknologi tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan utama sebuah Multi Purpose Vehicle (MPV), seperti kabin lapang, kapasitas besar, dan akses yang praktis.
Konsep tersebut coba ditawarkan Wuling melalui Darion EV dan Darion PHEV.
Baca Juga: Wuling Aira EV Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 155 Juta dan Jarak Tempuh 301 Km
Keduanya tetap mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang, tetapi menggunakan pendekatan elektrifikasi yang berbeda.
Darion EV mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya, sedangkan Darion PHEV membawa sistem plug-in hybrid.
Perbedaan tersebut memberikan alternatif bagi keluarga dalam menentukan jenis penggerak sesuai kebutuhan mobilitas.
Tujuh Penumpang Tetap Jadi Fondasi
Bagi kendaraan keluarga, kapasitas tujuh penumpang masih menjadi salah satu pertimbangan penting.
Mobil harus mampu digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai mengantar anak, bepergian bersama pasangan, hingga membawa orang tua dan anggota keluarga lainnya.
Kebutuhan tersebut tetap dipertahankan pada Darion EV dan Darion PHEV. Kabin tiga baris dirancang untuk mengakomodasi penumpang sekaligus memberikan fleksibilitas ketika harus membawa barang.
Konsep tersebut membuat mobil dapat digunakan untuk aktivitas harian di dalam kota maupun perjalanan bersama keluarga pada akhir pekan.
Dengan demikian, penggunaan teknologi elektrifikasi tidak menghilangkan karakter dasar MPV sebagai kendaraan serbaguna.
Pintu Geser Jadi Andalan
Kepraktisan juga menjadi bagian penting dari sebuah mobil keluarga. Wuling membekali Darion EV dan Darion PHEV dengan pintu geser AutoComfort.
Fitur tersebut berguna ketika kendaraan berada di area parkir yang sempit. Penumpang dapat keluar masuk tanpa membutuhkan ruang selebar pintu konvensional.
Keberadaan pintu geser juga membantu ketika orang tua mengantar anak sekolah atau saat keluarga membawa banyak barang.
Selain akses, kenyamanan penumpang di tiga baris menjadi bagian yang diperhatikan.
Kabin yang fleksibel memungkinkan kendaraan digunakan untuk membawa tujuh orang sekaligus maupun menyesuaikan kebutuhan ruang ketika membawa barang.
Dua Pilihan Elektrifikasi
Wuling menawarkan karakter penggerak berbeda melalui kedua varian Darion.
Darion EV menggunakan sistem penggerak listrik dengan Wonder Flexible Modular System (WFMS) dan Magic Battery Pro sebagai bagian dari teknologi elektrifikasi Wuling.
Sementara itu, Darion PHEV menggunakan sistem plug-in hybrid.
Teknologi ini memberikan pilihan penggunaan tenaga listrik maupun sistem hybrid sesuai kebutuhan perjalanan.
Bagi keluarga dengan pola perjalanan yang beragam, perbedaan tersebut memberikan alternatif dalam memilih kendaraan elektrifikasi.
Teknologi Terhubung dengan Kebiasaan Pengguna
Elektrifikasi bukan satu-satunya teknologi yang ditawarkan. Darion EV juga dilengkapi sejumlah fitur yang dirancang untuk mendukung penggunaan sehari-hari.
Salah satunya Ling OS yang terhubung dengan ekosistem Wuling. Pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi MyWuling+ serta perintah suara dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.
Konektivitas smartphone juga tersedia sehingga perangkat pribadi dapat dihubungkan dengan sistem kendaraan.
Berbagai fitur tersebut membuat interaksi dengan mobil semakin terintegrasi dengan kebiasaan digital pengguna.
Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko mengatakan Darion EV dan Darion PHEV dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas keluarga yang semakin beragam.
“Kedua mobil tersebut memiliki ruang kabin yang luas dan nyaman, serta menyediakan pilihan teknologi listrik, sehingga memberikan fleksibilitas bagi keluarga untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga perjalanan bersama keluarga,” kata Danang.
Pada akhirnya, perkembangan mobil keluarga tidak hanya ditentukan oleh teknologi penggeraknya.
Kapasitas, kenyamanan, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaan tetap menjadi bagian penting.
Melalui Darion EV dan Darion PHEV, Wuling mencoba mempertahankan fungsi tersebut sekaligus menawarkan pilihan elektrifikasi untuk kebutuhan mobilitas keluarga masa kini.(*)