RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pada Juli 1993, pasar otomotif Indonesia menyambut kehadiran Daihatsu Feroza, sebuah kendaraan yang kemudian menjadi ikon gaya hidup anak muda era 1990-an.
Berbagi bodi dan sasis dengan saudara kandungnya yang legendaris, Daihatsu Taft (kode F70), Feroza hadir menawarkan alternatif kendaraan bergaya off-road namun diproyeksikan untuk penggunaan jalan raya.
Baca Juga: Honda HR-V 1.8 Prestige 2020 Bekas Layak Dibeli, Ini Harganya
Perbedaan Karakter dan Julukan 'Jip Banci'
Meski mengadopsi struktur bodi yang identik dengan Taft, Feroza memiliki dapur pacu dan sistem penggerak yang berbeda total. Jika Taft mengandalkan mesin diesel 4-silinder 2.765 cc berteknologi 4x4 untuk melahap medan berat, Feroza dibekali mesin bensin 4-silinder 1.600 cc dengan sistem penggerak roda belakang (4x2/RWD).
Perbedaan karakter ini membuat Feroza populer dengan julukan unik di kalangan pencinta otomotif, yakni "Jip Banci". Pasalnya, tampilan gagah ala jip off-road pada Feroza justru lebih banyak mengaspal di jalanan perkotaan yang mulus.
Karakter tersebut mendorong munculnya tren modifikasi khas 90-an. Feroza kerap diubah dengan gaya ceper, bahkan tak sedikit pemilik yang menyematkan rollbar di dalam kabin untuk menerjunkannya ke ajang balap drag race.
Performa Mesin dan Skema Penjualan Perdana
Di sektor mekanis, Daihatsu Feroza dipersenjatai mesin bensin 1.600 cc 4-silinder 16 katup berteknologi pengapian CDI. Dapur pacu ini mampu meletupkan tenaga hingga 85,7 dk pada putaran 6.000 rpm, serta sanggup dipacu hingga kecepatan maksimum 145 km/jam pada transmisi gigi lima.
Pada awal peluncurannya di wilayah DKI Jakarta, Daihatsu Feroza dipasarkan dengan harga Rp 27,5 juta on the road (OTR). Untuk menunjang kenyamanan penumpang, pabrikan menyediakan dua pilihan tata letak jok belakang, yaitu model saling berhadapan dan model menghadap ke depan.
Baca Juga: Kawasaki Athlete Pro, Pesaing Suzuki Satria F150 Pada Masanya
Rekam Jejak Tiga Varian (1993–1999)
Kiprah Daihatsu Feroza di Indonesia bertahan selama tujuh tahun sebelum akhirnya dihentikan penualannya pada 1999. Sepanjang masa edarnya, Daihatsu mencatat penyegaran Feroza melalui tiga generasi varian utama:
Feroza Standard (1993–1996): Model basis yang menandai kemunculan perdana Feroza di Tanah Air.
Feroza Special Edition (1994–1996): Edisi khusus dengan tambahan fitur dan aksesoris kosmetik.
Feroza G2 (1996–1999): Generasi pamungkas yang mendapatkan pembaruan pada sektor interior, suspensi, dan tampilan eksterior hingga akhir masa baktinya. (*)
Editor : Admin