JAKARTA – Pasar kendaraan roda dua bekas di segmen skuter matik premium terus menunjukkan taji.
Di saat pasar sepeda motor konvensional mengalami fluktuasi, lini Vespa matic bekas justru terbukti punya daya tahan harga (resale value) yang terbilang kuat.
Tak sekadar dijadikan alat transportasi harian, skuter ikonis asal Italia ini telah menjelma menjadi simbol gaya hidup sekaligus aset investasi yang menjanjikan bagi kaum urban.
Pantauan di sejumlah sentra bursa motor bekas kawasan Jabodetabek hingga berbagai platform jual-beli digital menunjukkan bahwa permintaan unit bekas berkondisi mulus—khususnya yang sudah dibekali teknologi mesin i-Get—tetap tinggi dan cepat berganti pemilik.
Varian Entry Level: LX dan S Jadi 'Pintu Masuk' Penggemar Baru
Bagi kalangan anak muda atau pengendara yang baru ingin menjajal impresi berkendara ala Vespa tanpa merogoh kocek terlalu dalam, Vespa LX 125 i-Get dan Vespa S 125 i-Get menjadi buruan paling masuk akal.
-
Vespa LX 125 i-Get: Mengusung desain serba membulat yang klasik, unit bekas keluaran tahun 2017 hingga 2021 dipasarkan pada kisaran Rp 28 juta hingga Rp 35 juta, tergantung jarak tempuh (odometer) dan kelengkapan dokumen.
-
Vespa S 125 i-Get: Berbekal ciri khas lampu depan berbentuk kotak (square headlamp) yang lebih sporty, varian ini dibanderol pada rentang Rp 30 juta hingga Rp 38 juta.
Kelas Menengah: Persaingan Sengit Sprint vs Primavera
Di segmen 150 cc, Vespa Sprint 150 dan Vespa Primavera 150 masih memegang takhta sebagai model paling populer di pasaran.
Keduanya menawarkan performa mesin yang lebih bertenaga serta fitur pengereman ABS yang menunjang kenyamanan berkendara di lalu lintas kota.
-
Vespa Sprint 150 i-Get / S: Varian berkarakter maskulin ini berada di kisaran harga Rp 42 juta hingga Rp 52 juta untuk rakitan tahun 2018–2022. Warna-warna favorit seperti Yellow Sole, Tenace Green, dan White Innocenza berkondisi cat orisinal kerap bertahan di batas harga atas.
-
Vespa Primavera 150 i-Get: Bagi pemburu estetika anggun nan klasik, pasaran bekas Primavera tahun 2018–2022 bergerak stabil di rentang Rp 40 juta hingga Rp 49 juta.
Cermat Sebelum Membeli: Catatan Poin Inspeksi
Para mekanik spesialis dan praktisi bengkel independen Vespa mengimbau calon pembeli untuk tidak hanya tergiur oleh tampilan luar yang mulus.
Ada beberapa hal teknis yang wajib diperiksa secara rinci:
-
Sektor CVT: Pastikan tidak ada getaran berlebih (grombol) pada area CVT saat awal akselerasi.
-
Kelengkapan Kunci (Master Key): Pastikan unit menyertakan kunci berwarna cokelat (master key) beserta kunci biru. Biaya pembuatan ulang sistem immobilizer terbilang cukup menguras kantong jika kunci master hilang.
-
Kesehatan Kelistrikan: Cek fungsi panel meter digital, sistem pengisian aki, serta seluruh lampu berteknologi LED.
-
Keabsahan Dokumen: Lakukan pencocokan nomor rangka dan nomor mesin dengan fisik STNK serta BPKB, serta pastikan status pajak dalam kondisi aktif.