Persipur Purwodadi Resmi Launching Tim dan Jersey, Ini Targetnya

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 07:10 WIB
LAUNCHING: Persipur Purwodadi resmi launching jersey dan skuad di Stadion Krida Bhakti, Senin(2/11).
LAUNCHING: Persipur Purwodadi resmi launching jersey dan skuad di Stadion Krida Bhakti, Senin(2/11).

GROBOGAN – Persipur Purwodadi mulai memanaskan mesin untuk menghadapi kompetisi Liga 4 Jawa Tengah.

Tim kebanggaan masyarakat Grobogan itu resmi meluncurkan skuad dan jersey yang akan dikenakan dalam mengarungi kompetisi musim ini.

Launching tim dan jersey tersebut menjadi penanda keseriusan manajemen Persipur dalam menatap kompetisi.

Tak sekadar berpartisipasi, Persipur memasang target, yakni menjadi juara Liga 4 Jawa Tengah sekaligus membuka jalan promosi ke Liga 3.

Bupati Grobogan Setyo Hadi yang juga menjabat Ketua Umum Persipur Purwodadi menegaskan, target musim ini harus menjadi motivasi seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras.

Dia berharap Persipur mampu menunjukkan perkembangan dibandingkan kompetisi sebelumnya.

"Karena musim ini, target kita jelas, yaitu Persipur menjadi juara Liga 4 Jawa Tengah," tegasnya. 

Dia mengingatkan, Persipur memiliki pengalaman kurang menyenangkan pada musim lalu.

Meski sudah berjuang maksimal, langkah tim berjuluk Laskar Petir tersebut harus terhenti di babak 16 besar.

Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama. Seluruh jajaran skuad diminta menjadikannya sebagai pelecut untuk mempersiapkan tim lebih matang.

"Menang dan kalah memang bagian dari sepak bola, tetapi semangat juang, disiplin, kerja keras, dan sportivitas tidak boleh ditawar," pesannya.

Setyo Hadi juga meminta manajemen menjaga kondisi internal tim agar tetap kondusif. 

Dia tidak ingin persoalan di luar lapangan justru mengganggu konsentrasi pemain ketika bertanding.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat Grobogan turut memberikan dukungan.

Menurutnya, kehadiran suporter di stadion maupun dukungan melalui media sosial bisa menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.

Namun, dia juga mengingatkan agar perbedaan kelompok maupun atribut suporter tidak sampai memecah persatuan pendukung Persipur.

"Ingat, kita datang ke stadion untuk mendukung dan menyemangati tim, bukan untuk mencari keributan. Tunjukkan bahwa suporter Persipur adalah suporter yang solid, militan, tetapi juga santun dan bisa menjaga nama baik daerah," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Persipur Purwodadi Didik Prawoto mengungkapkan, manajemen telah melakukan sejumlah pembenahan untuk menghadapi kompetisi musim ini.

Persiapan bahkan dilakukan lebih awal meski kompetisi Liga 4 ditunda.

MERIAH: Persipur Purwodadi resmi launching kemarin.
MERIAH: Persipur Purwodadi resmi launching kemarin.

Didik mengatakan, manajemen mulai melakukan asesmen terhadap sejumlah pelatih sejak Agustus lalu.

Proses tersebut akhirnya mengantarkan Denny Rumba sebagai sosok yang dipercaya menakhodai Persipur. 

"Biasanya Liga 4 dimulai bulan Desember atau akhir November. Tetapi Agustus kami sudah menunjuk, melakukan asesmen beberapa pelatih. Akhirnya manajemen menunjuk Denny Rumba untuk menakhodai Persipur dengan target supaya juara," jelasnya.

Dia menyebut, pembenahan dilakukan berdasarkan evaluasi perjalanan Persipur pada musim sebelumnya.

Manajemen ingin menyiapkan tim secara lebih matang agar bisa bersaing dan mencapai target yang telah dicanangkan.

Didik optimistis, apabila Persipur mampu keluar sebagai juara Liga 4 Jawa Tengah, peluang untuk melangkah ke Liga 3 akan terbuka.

"Kalau bisa juara, alhamdulillah, dukungan langsung bisa otomatis ke Liga 3," katanya.

Meski demikian, dia menyadari membangun dan mengelola sebuah tim sepak bola membutuhkan dukungan finansial yang tidak sedikit.

Karena itu, manajemen berharap dukungan pemerintah daerah, sponsor, dan masyarakat Grobogan terus mengalir.

Didik menyampaikan apresiasi kepada Bupati Grobogan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), kepolisian, TNI, para sponsor, serta suporter yang selama ini turut mendukung keberlangsungan Persipur.

Menurutnya, keberadaan Persipur hingga saat ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak tersebut.

"Kami juga menyadari akan selalu berbenah supaya bisa lebih baik dan transparan. Kami ingin masyarakat Grobogan tahu bahwa sepak bola ini adalah hiburan. Kami akan berikhtiar maksimal supaya bisa lebih baik," ungkapnya.

Tak hanya mengejar prestasi, Persipur juga diharapkan menjadi wadah bagi talenta-talenta muda lokal untuk berkembang dan memiliki kesempatan meniti karier di level nasional.

Didik menyebut, pada musim ini Persipur diperkuat delapan pemain lokal Grobogan.

"Untuk tahun ini, kita ada pemain lokal delapan. Insyaallah, mudah-mudahan tahun depan kalau pembinaan kita bisa bagus, jumlahnya bisa bertambah dan lebih baik," paparnya.

Dia berharap masyarakat dan suporter tidak hanya memberikan dukungan ketika Persipur meraih kemenangan.

Dukungan juga dibutuhkan saat tim menghadapi situasi sulit dalam kompetisi.

Dengan persiapan yang lebih awal, komposisi tim yang diperkuat pelatih baru, serta dukungan berbagai pihak, manajemen berharap Persipur mampu tampil lebih kompetitif. (int) 

Editor : Intan Maylani Sabrina
launching grobogan Skuad Persipur