RADARPATI.JAWAPOS.COM - Tim Nasional Indonesia bersiap melakoni laga perdana penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9).
Kemenangan pada partai pembuka ini ditargetkan menjadi pijakan penting bagi skuad Garuda untuk mengamankan tiga poin penuh sekaligus membangun momentum positif di turnamen tersebut.
Baca Juga: Nilai Kontraknya Tinggi! Benzema Gagal ke Persib
Untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri, pelatih John Herdman diprediksi bakal langsung menurunkan trisula anyar di lini depan, yakni Ole Romeny, Mitchell Baker, dan Luke Vickery.
Ketiga penyerang tersebut menunjukkan ketajaman serta variasi serangan yang menjanjikan sepanjang pemusatan latihan.
Kombinasi lini depan ini menawarkan dimensi serangan yang lengkap bagi Timnas Indonesia. Ole Romeny dibekali kecerdasan penempatan posisi di dalam kotak penalti, Mitchell Baker memiliki keunggulan duel udara, sementara Luke Vickery memberikan daya ledak lewat kecepatannya di sektor sayap.
Kualitas dan kedalaman skuad Garuda bahkan mendapat pengakuan dari juru taktik Bangladesh, Thomas Dooley. Ia secara terbuka menyoroti komposisi mewah yang dimiliki Indonesia dan menilai timnya akan menghadapi ujian berat saat bersua tim tuan rumah.
Di barisan pertahanan, benteng Garuda mendapat amunisi tambahan seiring kembalinya bek sayap Go Ahead Eagles, Dean James.
Baca Juga: Benzema Tak Sungguh-Sungguh Ingin ke Persib
Pemain yang merumput di kompetisi tertinggi Belanda tersebut optimistis pengalamannya di Eropa dapat membantu memperkokoh koordinasi lini belakang Indonesia.
"Saya datang dengan fokus dan dedikasi penuh untuk membantu tim mencapai target tertinggi pada turnamen ini," ujar James menegaskan komitmennya.
Menghadapi Singapura yang diprediksi bakal menerapkan skema pertahanan rapat, John Herdman menekankan pentingnya kesiapan mental dan ketenangan mengeksekusi peluang agar tidak tergelincir di laga awal.
Hasil positif atas Singapura diyakini akan menjadi modal krusial bagi skuad Garuda sebelum melanjutkan perjuangan sengit menghadapi dua rival lainnya di Grup A, yakni Malaysia dan Bangladesh. (*)
Editor : Zakarias Fariury