KUDUS – Arema FC Women dan Akademi Persib Bandung memastikan langkah ke babak semifinal Hydroplus Soccer League U-18 usai meraih hasil positif pada laga terakhir Grup B yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (10/7).
Akademi Persib Bandung mengamankan tiket semifinal setelah menaklukkan Samba Persada Women dengan skor 2-0.
Sempat bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, Persib akhirnya memecah kebuntuan melalui tendangan penalti Auliah Arifah pada menit ke-43.
Keunggulan kemudian digandakan Mega Aprilia pada menit ke-59.
Berawal dari peluang di depan gawang, Mega yang berdiri tanpa kawalan sukses menuntaskan bola menjadi gol sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi Akademi Persib Bandung.
Pada laga lainnya, Arema FC Women harus puas bermain imbang 1-1 melawan Putri Tangsel City. Meski hanya meraih satu poin, hasil tersebut sudah cukup mengantar Arema finis sebagai juara Grup B.
Arema lebih dulu unggul lewat gol Oktavia Safara Putri pada menit ke-66.
Namun, Putri Tangsel mampu menyamakan kedudukan melalui Savaira Rizqin pada menit ke-72. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah.
Hasil tersebut menempatkan Arema FC Women di puncak klasemen Grup B dengan koleksi tujuh poin, disusul Akademi Persib Bandung dengan enam poin.
Putri Tangsel City mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan empat poin, sedangkan Samba Persada Women belum meraih poin.
Pada babak semifinal yang digelar Sabtu (11/7), Akademi Persib Bandung akan menghadapi Putri JP Jakarta.
Sementara Arema FC Women ditantang Putri Garut untuk memperebutkan tiket ke partai final.
Pelatih Arema FC Women, Didin Wahyudin, mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang mampu mengamankan tiket semifinal.
Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi setelah timnya kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.
"Kami sedikit lengah pada menit akhir sehingga kebobolan. Itu menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi semifinal," ujarnya.
Menurut Didin, tim pelatih akan mempelajari permainan Putri Garut sebagai calon lawan. Selain itu, para pemain akan difokuskan menjalani pemulihan kondisi agar siap tampil maksimal.
Pemain Arema FC Women, Keysha Putri Dwi, juga menilai timnya kehilangan konsentrasi menjelang laga berakhir sehingga gagal mempertahankan keunggulan.
Sementara itu, Pelatih Putri Tangsel City, Saronih, mengungkapkan absennya sejumlah pemain inti menjadi salah satu penyebab timnya kesulitan menjaga konsistensi permainan pada babak kedua.
"Kami kehilangan beberapa pemain inti. Perbedaan kualitas antara pemain inti dan cadangan masih cukup jauh," katanya.
Meski gagal melaju ke semifinal, Saronih tetap meminta anak asuhnya mempertahankan semangat bertanding karena peluang tampil di ajang Srikandi Cup masih terbuka. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim