JEPARA – Persijap Jepara hampir saja menang dengan skor meyakinkan 2 – 0 saat menjamu Bhayangkara FC, Sabtu (11/4) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Sayangnya di menit-menit akhir Bhayangkara FC berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Penyerang Bhayangkara FC Mousa Sidibe berhasil mencetak gol semata wayang pada menit ke-90. Gol dari pemain asal Mali ini memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Laskar Kalinyamat di depan kotak penalti.
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos mengakui kebobolan di akhir pertandingan itu tidak baik.
Baca Juga: Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos Sabet Pelatih Terbaik Pekan ke-27
“Ya clean sheet itu bagus, tapi yang penting kita dapat poin. Kita sangat membutuhkan poin. Kebobolan di akhir pertandingan itu tidak baik. Memang ada pergantian pemain mungkin ada kurang fokus atau hilang fokus,” ungkap pelatih asal Portugal ini.
Mario Lemos menyadari melawan Bhayangkara FC bukan sebuah pertandingan mudah, karena punya kualitas yang baik.
Catatan impresif 6 pertandingan selalu menang juga menjadi perhatiannya.
Sementara itu masalah konsentrasi pemain ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menghadapi 7 pertandingan sisa Persijap Jepara.
Baca Juga: Borneo FC Hadapi PSM Makassar, Ini Jadwal Sisa Laga dan Performa Terbaru
Diketahui masalah menjaga konsentrasi sepanjang 2x45 menit ini sangat penting. Persijap punya catatan buruk soal ini.
Di putaran pertama Persijap beberapa kali kehilangan poin akibat konsentrasi menurun di menit akhir.
Kemenangan yang seharusnya sudah dikantongi harus buyar di menit akhir. Seperti saat menjamu PSIM Jogja 1-1, kalah 1-2 dari Madura United.
Tentu catatan tidak baik ini harus jadi pelajaran penting bagi Hamisi dkk, agar bisa menjaga fokus sepanjang pertandingan untuk mengamankan kemenangan.
Terlebih Persijap sangat membutuhkan tambahan poin untuk berada di posisi aman dari zona degradasi. Saat ini Persijap berada di urutan ke-14 dengan perolehan 25 poin berjarak satu poin dari Persis Solo yang berada di posisi ke-15. (aua)
Editor : Abdul Rochim