JEPARA — Memperkuat lini pertahanan menjadi fokus utama Persijap Jepara dalam menjaga asa bertahan di Super League.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah mendatangkan Yoo Jae-hoon sebagai pelatih kiper tambahan.
Kehadirannya bukan untuk menggantikan sosok lama, melainkan memperkuat sistem pembinaan penjaga gawang di tubuh Laskar Kalinyamat.
Manajemen memastikan Iman Suherman tetap menjadi figur utama dalam pengembangan kiper.
Masuknya Yoo dirancang sebagai upaya memperkaya metode latihan dengan sentuhan disiplin dan pendekatan khas Korea Selatan, dipadukan dengan pengalaman lokal yang sudah terbangun.
Di tengah ketatnya persaingan kompetisi, detail kecil seperti penyelamatan krusial kerap menjadi penentu hasil akhir.
Nama Yoo Jae-hoon sendiri bukan sosok baru di sepak bola Indonesia.
Saat masih aktif bermain, ia pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Persipura Jayapura, Bali United, Borneo FC Samarinda, Mitra Kukar, dan PS Barito Putera.
Ia memahami atmosfer kompetisi nasional, mulai dari tekanan suporter hingga dinamika ruang ganti.
Setelah pensiun, Yoo bergabung dalam staf tim nasional Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong sebagai pelatih kiper sekaligus penerjemah.
Ia turut mendampingi Timnas U-23 di ajang AFC U-23 Asian Cup 2024 dan berperan dalam pengembangan kiper muda seperti Ernando Ari.
Rekam jejak tersebut menjadi pertimbangan kuat Persijap dalam menaruh kepercayaan.
Duet Yoo dan Iman diharapkan menghadirkan dinamika positif, mulai dari diskusi taktik, variasi metode latihan, hingga evaluasi performa berbasis pertandingan.
Di era sepak bola modern, pelatih kiper tak hanya melatih refleks, tetapi juga membangun pola distribusi bola, komunikasi dengan lini belakang, serta kesiapan mental dalam tekanan.
Langkah ini menunjukkan bahwa ambisi klub tidak selalu diwujudkan lewat perekrutan pemain bintang.
Fondasi tim justru diperkuat dari ruang latihan dan peningkatan kualitas staf teknis.
Persijap ingin memastikan konsistensi penjaga gawang menjadi pondasi stabilitas tim sepanjang musim.
Dalam sesi latihan di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Jumat (27/2) sore, Yoo terlihat aktif dan ekspresif mendampingi para kiper.
Sementara itu, pelatih kepala Mario Lemos menyatakan timnya siap menghadapi laga tandang melawan Bali United.
Usai kemenangan 3-1 atas Persebaya Surabaya, ia berharap tim mampu kembali meraih poin penuh.
“Kami mempersiapkan diri dengan baik. Semua pemain dalam kondisi fit dan siap bertanding. Kami ingin membawa pulang poin dari Bali,” ujar Lemos optimistis.
Dengan kombinasi pengalaman domestik dan perspektif internasional di sektor penjaga gawang.
Persijap menegaskan keseriusannya bersaing dan memburu clean sheet demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Editor : Abdul Rochim