SURABAYA — Kabar menggembirakan datang dari Persijap Jepara. Rahmat Hidayat yang sempat kolaps dalam pertandingan kontra Persebaya Surabaya kini dilaporkan sudah membaik.
Pada laga tersebut, Rahmat tiba-tiba terjatuh di tengah pertandingan dan langsung mendapat penanganan medis.
Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Momen itu sempat membuat suasana stadion tegang karena para pemain terlihat cemas dengan kondisinya.
Sebelum ambruk, Rahmat diketahui mengalami kelelahan dan sempat memberi isyarat ke arah wasit.
Dokter tim Persijap, Ary Setiawan, menyampaikan bahwa Rahmat sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Minggu (22/2) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
“Kondisinya sudah membaik dan sudah kembali ke mess. Masih dalam pemantauan, tapi secara umum jauh lebih stabil,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, Rahmat didiagnosis mengalami hipoglikemia dan hipokalemia. Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah berada di bawah normal.
Padahal, glukosa merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan otak.
Jika menurun drastis, kondisi ini dapat memicu lemas, pusing, gemetar, keringat dingin, bahkan penurunan kesadaran.
Sementara hipokalemia adalah kondisi rendahnya kadar kalium dalam darah.
Kalium berperan penting dalam fungsi otot dan saraf, termasuk menjaga detak jantung tetap stabil.
Kekurangan kalium dapat menimbulkan kram, kelelahan berat, hingga gangguan irama jantung.
Kombinasi kedua gangguan tersebut dapat menyebabkan tubuh kehilangan energi secara signifikan, terutama saat menjalani aktivitas fisik berat seperti pertandingan sepak bola.
Saat ini, tim medis masih terus memantau perkembangan kondisi Rahmat sebelum ia kembali mengikuti latihan bersama tim.
Meski Persijap sukses mengamankan kemenangan 3-1 atas Persebaya, pihak klub menegaskan bahwa kesehatan pemain tetap menjadi prioritas utama.
Editor : Abdul Rochim