SEMARANG – Perubahan besar tengah berlangsung di tubuh PSIS Semarang.
Setelah Yoyok Sukawi melepas sebagian besar saham klub kepada investor baru, Mahesa Jenar langsung bergerak cepat membenahi tim agar segera bangkit dari keterpurukan di Liga 2.
Langkah awal pemilik baru langsung membuahkan hasil. PSIS akhirnya mencatat kemenangan perdana di bawah era kepemilikan anyar, dengan menaklukkan tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan.
Tiga poin tersebut menjadi angin segar bagi skuad dan para pendukung yang lama menanti momen kebangkitan.
Sejak terdegradasi ke kasta kedua, gesekan antara manajemen PSIS dan kelompok suporter, terutama Panser Biru, membuat kondisi tim tak stabil dan performa kian merosot.
Namun hadirnya investor baru membuka peluang perbaikan besar-besaran, termasuk persiapan tim menghadapi putaran kedua kompetisi Liga Championship, nama baru Liga 2.
Manajemen PSIS kini tengah menyusun kekuatan baru. Sejumlah mantan pemain yang kini berkarier di klub Liga 1 maupun Liga 2 masuk radar untuk dipulangkan ke Stadion Jatidiri.
Sedikitnya ada tiga nama yang mencuat sebagai kandidat kuat untuk kembali mengenakan seragam biru Mahesa Jenar.
Incaran pertama, Alfeandra Dewangga. Eks bek Timnas U-23 ini resmi meninggalkan PSIS setelah klub terdegradasi. Ia kemudian berlabuh di Persib Bandung.
Namun Dewangga sejauh ini minim menit bermain baru tampil dua kali dengan total 91 menit. Persaingan ketat di lini belakang Maung Bandung membuat posisinya tidak aman.
Situasi tersebut mendorong PSIS mempertimbangkan opsi meminjamnya kembali agar Dewangga memperoleh jam terbang yang lebih baik.
Lalu kedua, yakni Hari Nur Yulianto. Nama besar yang tak asing bagi publik Semarang.
Hari Nur dianggap legenda hidup PSIS berkat pengabdiannya selama satu dekade, termasuk andil besarnya membawa tim promosi ke Liga 1 pada 2017.
Saat ini ia memperkuat PSPS Pekanbaru, namun PSIS disebut siap mengupayakan kepulangannya demi menambah pengalaman dan kepemimpinan di lini depan.
Lalu ketiga, yakni pemain bernama lengkap Wawan Febrianto. Wawan merapat ke PSIS pada 2022 setelah meninggalkan Borneo FC.
Ketika PSIS jatuh ke Liga 2, ia sempat pindah ke Maluku Utara lalu kembali lagi ke Semarang.
Namun kondisi finansial klub yang memburuk kala itu membuat Wawan memilih hijrah ke Persela Lamongan.
Kini, pemain berposisi gelandang tersebut kembali masuk daftar target untuk memperkuat Mahesa Jenar.
Akankah ketiga pemain ini benar-benar akan pulang ke kandang Stadion Jatidiri, untuk membela PSIS Semarang kembali. Kita tunggu! (sls/him)
Editor : Abdul Rochim