MAGELANG – Persipa Pati kembali menelan kekalahan di laga kedua Liga Nusantara pada Rabu (3/12) di Stadion dr Moch Soebroto Magelang.
Laskar Sardin takluk 2-0 atas Batavia FC. Gol Batavia lahir pada menit ke- 31 melalui Abid Alfarizi.
Gol kedua gol bunuh diri pemain Persipa Pati Farrel Arya menit ke-48.
Permainan anak - anak Laskar Sardin belum berkembang dengan baik. Batavia FC banyak memberikan tekanan sepanjang laga.
Pelatih kepala Persipa Pati, Rudi Widodo, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya menelan kekalahan dan kembali kehilangan poin penting dalam pertandingan terbaru.
Hasil ini menambah panjang catatan minor tim Laskar Saridin dalam dua pertandingan terakhir.
"Kami sangat kecewa sekali. Hasil pertandingan yang tidak berpihak kepada kami. Kita kalah," ujar Rudi Widodo dengan nada prihatin.
"Kami sudah hilang poin di dua pertandingan. Kami sudah melakukan antisipasi-antisipasi, tapi masih saja terjadi. Ini akan jadi pelajaran berharga, dan kami akan segera melakukan evaluasi menyeluruh."
Sorotan utama Rudi Widodo tertuju pada dua gol yang bersarang ke gawang Persipa.
"Dua gol yang terjadi, yang menjadi perhatian dari situasi set piece. Padahal, kami sudah latihan antisipasi untuk hal ini, tapi masih terjadi," tegasnya.
Rudi menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap hasil akhir tersebut.
"Ini akan jadi bahan evaluasi yang besar. Intinya, ini adalah masalah kedisiplinan," papar Rudi Widodo, menekankan perlunya peningkatan fokus dan tanggung jawab individual di lapangan.
Dari perwakilan pemain, Khoirul Huda mengungkapkan perasaan yang sama.
Ia mengakui hasil sore itu jauh dari harapan seluruh tim.
"Sore ini adalah hasil yang tidak kita inginkan," kata Khoirul Huda.
Meski demikian, ia optimis dan berjanji akan segera berbenah.
"Semoga kami bisa segera melakukan evaluasi. Dan ke depan, kami akan berusaha keras untuk meraih tiga poin penuh di pertandingan selanjutnya, " pungkasnya. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab