JEPARA - Persijap Jepara gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Arema FC, skor kacamata berlangsung hingga peluit akhir dibunyikan dalam matchday pekan keempat BRI Super League, Sabtu (30/8) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
Tuan rumah tampil dominan sepanjang 2x45 menit. Bahkan peluang emas sempat didapat Sudi Abdallah pada menit awal.
Saat pemain timnas Burundi itu berhasil masuk ke dalam kotak penalti Arema.
Peluang emas juga didapat Dicky Kurniawan saat mendapat umpan silang dari Elvis Sakyi di babak kedua.
Tidak ketinggalan Wahyudi Hamidi juga mendapat peluang emas dari umpan satu - dua yang dikreasikan bersama Carlos Franca.
Namun berhasil ditepis oleh kiper Arema FC Adi Satriyo. Penampilan apiknya turut membantu Singo Edan terhindar dari kebobolan.
Hasil akhir 0 - 0 menjaga rekor tak terkalahkan Arema FC sejauh ini. Sekaligus memperpanjang rekor tak pernah kalah saat berjumpa Persijap Jepara sejak era Divisi Utama maupun ISL.
Sementara hasil seri ini membuat tuan rumah Persijap Jepara cukup merugi karena tidak bisa mengamankan poin penuh di kandang.
Pertandingan berlangsung cukup sengit. Di penghujung babak pertama terjadi drama yang membuat wasit mengeluarkan dua kartu merah.
Masing-masing satu untuk pemain Persijap Alexis Gomez dan pemain Arema FC Betinho.
Kehilangan Alexis Gomez cukup dirasakan bagi tim Laskar Kalinyamat.
Karena pemain asal Argentina ini merupakan motor serangan yang penting. Sebuah kerugian besar. (aua)