Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Persijap Jepara Gagal Raih Poin Penuh di Laga Kandang, Tiket Playoff Masih Terbuka, Ini Daftar Update Klasemennya

Moh. Nur Syahri Muharrom • Jumat, 14 Februari 2025 | 23:57 WIB
KESEMPATAN: Penyerang Persijap Rosalvo Junior menendang bola ke gawang Bhayangkara Presisi FC dalam laga Liga 2 di Stadion GBK Jepara Rabu (12/2).
KESEMPATAN: Penyerang Persijap Rosalvo Junior menendang bola ke gawang Bhayangkara Presisi FC dalam laga Liga 2 di Stadion GBK Jepara Rabu (12/2).

JEPARA, RadarPati.id – Persijap Jepara gagal memaksimalkan laga kandang untuk meraih poin kemarin malam (12/2). Hasil tersebut tentu menjadi pukulan bagi tim yang tengah berjuang keras dalam babak 8 besar Liga 2.

Dalam laga lanjutan babak 8 besar Liga 2 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Persijap justru ditahan imbang tamunya, Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan skor kacamata 0-0.

Meskipun bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Kalinyamat tidak mampu memanfaatkan keunggulan tersebut untuk meraih kemenangan. Hasil ini memastikan Bhayangkara Presisi Indonesia FC meraih satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

Sementara bagi Persijap, meski gagal menang, mereka tetap memiliki asa untuk bisa meraih satu tiket promosi melalui jalur play-off promosi. Kesempatan ini tentu masih terbuka, meskipun dengan perjuangan yang lebih berat.

Syaratnya, Persijap harus bisa finis di peringkat kedua klasemen sementara Grup Y dan memenangkan laga penentuan melawan peringkat kedua Grup X. Hal ini membuat pertandingan terakhir menjadi laga yang sangat krusial bagi tim asuhan Widodo C. Putro.

Saat ini, kesempatan untuk bisa bermain di play-off promosi itu terbuka bagi Laskar Kalinyamat, julukan Persijap.

Klasemen Sementara Babak 8 Besar Grup Y

Peringkat Tim Menang Seri Kalah Poin
1 Bhayangkara FC 2 3 0 9
2 Persijao 1 3 1 6
3 PSKC 1 2 2 5
4 Persela 0 4 1 4

 

 

 

 

 

Pasalnya, saat ini Persijap menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup Y dengan raihan 6 poin. Meskipun belum aman, posisi ini masih memberikan peluang bagi mereka untuk terus bersaing.

Di bawahnya, ada PSKC Cimahi dengan raihan 5 poin, dan terakhir ada Persela Lamongan yang meraih 4 poin.

Baca Juga: Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan Semakin Komplet, Mahirkan 752 Peserta dengan Beragam Pelatihan Baru

Dengan selisih poin yang tipis ini, persaingan semakin ketat, dan setiap laga menjadi sangat menentukan.

Namun, kesempatan tersebut akan cukup berat bagi Persijap. Lantaran di pertandingan terakhir babak 8 besar mendatang, Laskar Kalinyamat harus bermain tandang melawan Persela Lamongan di Stadion Tuban Sport Center.

Bermain di kandang lawan tentu menjadi tantangan tersendiri, terlebih Persela juga memiliki ambisi besar untuk menang.

Di sisi lain, Persela Lamongan yang saat ini menduduki dasar klasemen sementara pun masih punya kesempatan untuk menyalip poin Persijap bila menang atas Persijap.

Artinya, laga ini akan menjadi partai hidup mati bagi kedua tim yang sama-sama mengincar posisi terbaik.

Ancaman juga bisa datang dari PSKC Cimahi yang hanya selisih satu poin dengan Persijap. Jika PSKC Cimahi mampu meraih kemenangan di laga terakhir, maka posisi Persijap bisa terancam tergeser dari peringkat kedua. 

Mau tidak mau, Persijap harus bermain maksimal untuk bisa meraih kemenangan dan mengamankan tiket peringkat kedua.

Kegagalan meraih poin penuh di kandang atas Bhayangkara Presisi FC kemarin malam itu sebenarnya cukup disesali oleh Head Coach Persijap Widodo C. Putro.

Hasil imbang ini membuat perjuangan timnya menjadi lebih sulit di sisa kompetisi.

Lantaran itu membuat langkah timnya dalam memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 jadi lebih berat.

Kesempatan emas untuk mengamankan posisi di laga kandang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga mereka kini harus berjuang ekstra keras di laga terakhir.

”Memang sangat menyesal. Karena kesempatan main di home tapi tidak bisa kami menangkan,” ungkap Widodo. Kekecewaan ini wajar mengingat timnya sudah berusaha keras, namun hasil yang diharapkan belum bisa diraih.

 

Meski begitu, ia tetap mensyukuri hasil tersebut. Paling tidak, ia dan anak asuhnya masih memiliki kesempatan memperebutkan tiket promosi lewat jalur play-off.

Hal ini menjadi motivasi bagi tim untuk tetap fokus dan tidak kehilangan semangat.

”Ini lah sepak bola serba kemungkinan kalah, draw, menang, itu pasti ada. Karena lawan pun menjaga asa supaya mereka lolos,” tandas Widodo.

Ia pun berharap para pemainnya tetap percaya diri dan memberikan performa terbaik di laga berikutnya demi mewujudkan impian promosi ke Liga 1. (rom/amr)

Editor : Syaiful Amri
#babak 8 besar liga 2 #Bhayangkara Presisi Indonesia FC #stadion gelora bumi kartini #jepara #persijap jepara #liga 2 #laga kandang