Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Tak Puas Keputusan Wasit, Persiku Kudus Ajukan Banding

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 22 Januari 2025 | 03:41 WIB

 

TAK PUAS: Bek Persiku Murod (kiri) mencoba mengeblok tendangan striker Persibo Osas Saha (kanan). (YUAN RADAR BOJONEGORO)
TAK PUAS: Bek Persiku Murod (kiri) mencoba mengeblok tendangan striker Persibo Osas Saha (kanan). (YUAN RADAR BOJONEGORO)

KUDUS, RadarPati.ID - Manajemen Persiku Kudus kecewa atas kepemimpinan wasit di laga melawan Persibo Bojonegoro yang berlangsung di Stadion Letjen H. Soedirman Senin (20/1).

Atas kekecewaan tersebut, manajemen mengajukan banding ke Komdis PSSI.

Pertandingan pada babak play off degradasi Liga 2 Persiku melawan Persibo berakhir dengan skor 1-0 untu tuan rumah.

Gol tersebut dicetak oleh striker Persibo Osas Saha.

Gol Osas Saha pada menit 71 ini diduga kontroversial. Gol pembuka tersebut bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh Elvateh kepada pemain Persibo.

Sementara itu, bola yang masih bergulir tak jauh dari lokasi pelanggaran dihentikan oleh pemain Persibo lainnya.

Pemain Persibo tersebut melangsungkan quick free kick, umpan lambung tersebut berbuah manis dan langsung teruskan oleh Osas Saha melewati penjaga gawang Persiku.

Proses gol tersebut mirip saat Persibo melawan Deltras. Pemain Persibo melakukan quick free kick dan membuahkan hasil gol.

Proses terjadinya gol tersebut sempat diprotes tim Deltras dan menimbulkan kericuhan.

Kekecewaan atas gol tersebut diunggah lewat video oleh Kapten Persiku Jajang Mulyana lewat akun instagramnya.

Mantan pemain Bali United ini menunjukkan video proses terjadinya gol.

Selain itu, Jajang menuliskan, pelanggaran bola jalan dia tendang regulasi dan peraturan dari mana.

”Ini lah kalo sepak bola terlalu banyak kepentingan semua cara dia lakukan,” tulis Jajang.

Sementara itu, Manajer Persiku Kudus, Denny Rumba turut menyayangkan terjadinya proses terjadinya gol tersebut.

Hal tersebut jelas merugikan tim Persiku saat bertandang ke Bojonegoro.

Atas kejadian itu, manajemen Persiku mengajukan banding kepada PSSI.

Banding tersebut diharapkan ada evaluasi dan menyorot pertandingan Persiku melawan Persibo.

”Kami berupaya untuk lakukan protes, mau ditanggapi atau tidak yang penting kami protes ke mereka,” katanya.

Rumba menambahkan, pihaknya tak ingin belarut-larut dalama masalah ini.

Macan Muria dipastikan akan tetap fokus menatap laga selanjutnya di Gresik melawan Gresik United.

Terpisah, Pengamat Persiku, Andre Kurniawan cukup menyayangkan kejadian di Bojonegoro tersebut.

Sang pengadil seharusnya meniupkan peluitnya dan tak mengesahkan quick free kick dari pemain Persibo tersebut.

Seharusnya, quick free kick tersebut diperbolehkan ketika bola jatuh tepat di lokasi pelanggaran.

Namun saat itu bola jatuhnya tidak tepat di tempat pelanggaran.

”Itu seharusnya tidak sah dan wasit harus menghentikan. Kami cukup menyayangkan, pertandingan berlangsung seru dan seharusnya Persiku bisa pulang membawa satu poin,” tandasnya. (gal/him)

Editor : Abdul Rochim
#Persiku #playoff #persibo bojonegoro #kudus #wasit #banding