Kronologi Sopir Innova di Rembang Tabrak Motor hingga Tewaskan Ibu dan Anak

Wisnu Aji • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 14:52 WIB

PETAKA: Mobil Toyota Innova tabrak motor di depan SMPN 1 Sulang kemarin. (ISTIMEWA/RADAR PATI)

PETAKA: Mobil Toyota Innova tabrak motor di depan SMPN 1 Sulang kemarin. (ISTIMEWA/RADAR PATI)

REMBANG – Polisi mengamankan Erawan Tri Sudoko, 48, pengemudi Toyota Innova yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Sulang-Rembang, Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Jumat (11/9).

Dalam kecelakaan tersebut, Erawan diduga kehilangan kendali hingga kendaraan yang dikemudikannya masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor.

Dua orang, yakni ibu dan anak, meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Baca Juga: Empat Siswa MAN 2 Rembang Masih Dirawat, Puskesmas Lasem Tetap Tanggap Darurat

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Rembang Iptu Bhakti Satria mengatakan, sopir Innova yang merupakan warga Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang, kini diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

“Saat ini kami amankan dulu terkait sopir,” ujar Bhakti saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Pati.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu kondisi sopir yang mengantuk.

Meski demikian, Bhakti menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh penyidik.

“Dugaan awal karena dalam kondisi mengantuk, saat ini masih kami dalami,” jelasnya.

Kecelakaan itu merenggut nyawa Fitria Yulandari, 36, warga Desa Pedak, Kecamatan Sulang, bersama putrinya, Azzura Sukma Candramaya, 3.

Saat kejadian, keduanya sedang berboncengan menggunakan Yamaha Mio bernomor polisi B-3943-SBJ.

Fitria dan Azzura diketahui hendak menjenguk anak sekaligus kakak Azzura yang sedang belajar di sebuah pondok pesantren di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian, Innova melaju dari arah selatan menuju utara. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang ditumpangi korban bergerak dari arah berlawanan.

Kendaraan roda empat tersebut kemudian oleng ke kanan hingga melewati marka tengah jalan. Mobil masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor korban.

Benturan mengakibatkan Fitria dan Azzura mengalami cedera serius pada bagian kepala. Fitria juga mengalami patah kaki kanan. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut turut menyebabkan seorang pejalan kaki, Sukesi, 51, mengalami luka.

Korban mengalami luka kepala ringan serta patah pada kedua kakinya dan masih menjalani perawatan di RS Bhina Rembang.

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Perkara tersebut kini masih ditangani Satlantas Polres Rembang.

Terekam CCTV Sekolah

Detik-detik kecelakaan maut itu juga terekam kamera CCTV yang terpasang di depan SMPN 1 Sulang. Lokasi kamera berada tidak jauh dari tempat kejadian.

Kepala SMPN 1 Sulang Y. Sapto Eddy Kurniawanto membenarkan keberadaan rekaman tersebut.

Ia mengetahui kejadian setelah mendapat informasi dari bagian tata usaha sekolah.

“Saya baru tahu setelah ditelepon oleh TU. Memang ada rekamannya di CCTV depan sekolah. Rekaman itu lebih akurat,” kata Sapto.

Sapto juga memastikan tidak ada siswa maupun keluarga besar SMPN 1 Sulang yang menjadi korban kecelakaan.

Menurutnya, sebagian besar siswa telah meninggalkan sekolah sekitar pukul 11.00. Setelah itu, sejumlah siswa masih mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka.

“Pukul 11.00 siang anak-anak sudah pulang, kemudian ada kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Saya memastikan semua siswa aman,” ujarnya. (*)

Editor : Abdul Rochim
sopir Innova ibu dan anak tewas Jalan Sulang-Rembang Satlantas Polres Rembang kecelakaan rembang