REMBANG – Kloter haji asal Kabupaten Rembang sudah tiba di kampung halaman masing-masing.
Namun masih ada 5 jamaah yang tercecer. Posisinya masih di Madinah, karena gabung dengan kloter lain.
Sebagaimana diketahui jamaah haji yang berangkat awal ada 1079. Tiga diantaranya terkonfirmasi wafat.
Data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rembang semua masuk kategori usia lansia.
Antara lain Timbul Budiono Marzuki, wafat hari Kamis tanggal 28 mei 2026 pukul 12.08 WAS tergabung kloter 47 SOC Kabupaten Rembang.
Baca Juga: Dinbudpar Rembang Siapkan Revitalisasi Rest Area dan Pantai Binangun
Lalu dua meninggal di rumah sakit Angkatan Udara, Solo. Begitu turun dari pesawat langsung dirujuk.
Sudartik, wafat pada hari Rabu 17 Juni 2026 pukul 22.30 tergabung kloter 47 SOC kabupaten Rembang. Dasumi, wafat pada hari Kamis 18 Juni 2026 pukul 16.00 tergabung kloter 49 SOC Kabupaten Rembang.
Kakankemenhaj Kabupaten Rembang, Ali Muchyidin melaporkan jumlah berangkat awal ada 1079. Lalu 3 diantaranya wafat. Jadi totalnya menjadi 1074 jemaah haji asal Kabupaten Rembang.
”Jumlah total dengan PHD 6 orang menjadi 1080,” kata Ali kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Ali membenarkan ada 5 jamaah haji yang masih tercecer. Dikabarkan masih berada di Madinah. Dalam informasi yang disampaikan kloter saat pemberangkatan pisah dengan kloter lain.
”Ada yang sudah pulang duluan awal. Masih ada yang di Madinah, karena gabung dengan kloter lain. Akan tiba di Kabupaten Rembang pada tanggal 22 Juni dan tanggal 30 Juni 2026,” terangnya.
Pemulangan kloter besar asal Rembang dilaporkan tidak ada kendala. Untuk yang meninggal diakomodir Dinkes menggunakan mobil jenasah. Semua lancar. Termasuk saat di tanah suci tahun ini semua bisa melaksanakan ibadah aman dan lancar.
”Secara teknis belum dapat info detail. Kabar-kabarnya ada rombongan bus sedikit alami kendala ”sundulan” di Sragen kamis lalu. Dikawal voorider, jamaah haji aman semua,” imbuhnya.
Terakhir evaluasi pelaksanan haji secara keseluruhan masih proses. Kebetulan juga ada yang baru pulang akhir bulan ini. Global Kementrian pusat sudah sowan dan melaporkan Presiden Prabowo dilaporkan lancar, kekurangan kedepan disempurnakan.
Dimana untuk haji tahun ini jamaah haji di dominasi usia lansia. Secara prosentase perbandingan 60 persen. Sehingga pelayanan haji untuk ramah lansia, disabilitas dan perempuan.
”Hari Jumat (19/6) proses distribusi koper di Balai Kartini Rembang,” pungkasnya. (noe)
Editor : Abdul Rochim