REMBANG – Kampung Ramadan 2026 kembali disiapkan. Lokasi meluas empat kecamatan Rembang, Lasem, Pamotan dan Kragan.
Wilayah kota disepakati timur alun-alun Rembang. Sudah ada 40 hingga 50 calon pelaku UMKM yang menempati.
”Akses jalan masuk mobil masih bisa lewat. Akan kita gunakan di depan SMA Kartini satu sayap sebelah barat,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Rembang, M Mahfudz kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin (10/2).
Mahfudz menjelaskan pertimbangan lokasi baru. Salah satunya ingin memberikan ruang lokasi yang lain.
Sebelumnya di Jalan dr Soetomo, Rembang beberapa kali digunakan. Kawasan itu sudah mulai sibuk.
”Sudah ada pendaftaran online. Lalu pengundian, sudah ada calon pedagang UMKM yang akan diakomodasi baik pedagang baru dan lama di kawasan itu,” terangnya.
Disana ada sekitar 40-50 calon pedagang UMKM. Dinas memfasilitasi tenda dan lampu penerangan selama acara berlangsung.
Saat ini pendaftaran sudah selesai. Direncanakan akan dibuka pada 18 Februari 2026.
Kampung Ramadan juga digelar di Alun-alun Lasem. Nanti akan digelar melingkar depan Pasar Kreatif.
Sebelumnya sempat diakomodasi dilantai 1, namun pedagang khawatir animo pembeli kurang.
”Di ring dalam lingkar alun-alun Lasem. Disana sekitar 20-30 tenda kami akomodasi,” imbuhnya.
Selain itu Kampung Ramadan juga akan meluas di Pusat Kuliner Pamotan. Di sana disediakan sekira 10 tenda yang akan ditemppatkan.
Masyarakat UMKM yang ambil momen di puasa dengan menu takjil bisa memanfaatkan yang disediakan di ruko kuliner.
Kampung Ramadan juga digelar di Kragan. Yakni di area halaman pasar tradisional. Di acara itu akan menyediakan menu takjil.
”Di Kragan tidak disediakan tenda karena dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat di pasar tradisional,” imbuhnya. (noe/him)
Editor : Abdul Rochim