Sidorejo Memanas: Kursi Kadus Waru Jadi Ajang Pertarungan 20 Calon
Wisnu Aji• Jumat, 19 September 2025 | 06:57 WIB
TUNGGU BERKAS: Panitia seleksi perangkat desa Sidorejo standby menunggu pengumpulan berkas pendaftaran Kadus.(PANITIA SELEKSI PERANGKAT UNTUK RADAR PATI)
Bukan Sekadar Jabatan, Ini Alasan Kursi Kadus Waru Jadi Rebutan
REMBANG – Persaingan menuju kursi Kepala Dusun (Kadus) Waru, Desa Sidorejo, Kecamatan Sedan, memanas.
Sebanyak 20 calon resmi akan bersaing ketat setelah lima pendaftar memutuskan mundur sebelum penutupan pada 17 September 2025.
Ketua Panitia Seleksi Perangkat Desa Sidorejo, Muammar Mamduh, mengonfirmasi bahwa seluruh calon telah lolos tahap administrasi dan siap mengikuti ujian seleksi.
“Kami telah menutup pendaftaran dan menetapkan 20 calon final untuk memperebutkan posisi Kadus Waru,” tegas Mamduh kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Antusiasme Tinggi Dibanding Desa Lain
Antusiasme warga Sidorejo untuk mengisi jabatan Kadus Waru terbilang luar biasa.
Sebagai perbandingan, di Desa Bogorejo hanya enam orang yang mendaftar untuk dua posisi perangkat desa.
Lonjakan pendaftar ini menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk terlibat langsung dalam pemerintahan desa.
“Seleksi di Sidorejo tergolong istimewa. Meski persaingannya ketat, semua calon punya peluang yang sama untuk mengabdi,” tambah Mamduh.
Tahapan Seleksi
15 September 2025: Penutupan berkas pendaftaran.
17 September 2025: Penetapan calon final.
20 September 2025: Sosialisasi daftar calon ke masyarakat, disaksikan Forkopimcam, BPD, dan ketua RT se-Desa Sidorejo.
29–30 September 2025: Ujian seleksi di Yayasan Tuhfatusshubyan.
Sistem Ujian Transparan
Seleksi akan berlangsung di laboratorium komputer dengan tiga tahapan:
Tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Tes praktik.
Wawancara pada hari terakhir.
Panitia menjanjikan proses seleksi berjalan transparan dengan pengawasan ketat.
“Kami memastikan tidak ada intervensi. Semua calon mendapat kesempatan yang sama,” tegas Mamduh.
Harapan Warga
Warga Sidorejo berharap proses seleksi ini bisa melahirkan pemimpin dusun yang amanah, kompeten, dan mampu membawa perubahan positif bagi Dusun Waru.(noe)