REMBANG, RADARPATI.ID — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang mengumpulkan para kader untuk konsolidasi pemenangan bakal pasangan calom (bapaslon) Bupati Vivit Dinarini dan Wakil Bupati Zaimul Umam.
Pertemuan yang dilaksankan Kamis (5/9) itu dihadiri para petinggi DPC PPP.
Diantaranya ada Ketua Majelis KH Idror Maimoen, Plt Ketua DPC PPP Ulul Rosyadi, dan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah Abdul Aziz.
Plt Ketua DPC PPP Rembang Ulul Rosyadi menegaskan kesiapan untuk memenangkan Vivit-Umam.
Pihaknya memastikan, para kader saat ini sudah memiliki satu misi untuk pemengangan.
”Dalam waktu dekat saya akan rapat dengan PAC, menunggu arahan dari kabupaten,” katanya.
Berdasarkan pengamatan dia di lapangan, dukungan masyarakat kepada Vivit-Umam semakin mengalir. Sebab, mereka memiliki latar belakang nasionalis dan religius.
Ia pun mempunyai prediksi, bapaslon yang diusung oleh 10 partai politik ini bisa meraih kemenangan sekitar 70 persen.
”Kalau masyarakat itu Alhamdulillah sangat bagus sekali. Karena yang satu santri (Gus Umam) yang satu nasionalis (Vivit). Saya itu (prediksi kemenangan) 70 lebih,” ungkapnya.
KH Idror Maimoen menegaskan bahwa PPP akan solid mendukung Vivit-Umam.
Putra KH Maimoen Zubair itu menyampaikan, PPP akan mengusung konsep nasionalis-religius.
”PPP tidak hanya masalah keagamaan saja. Karena agama menyangkut ibadah saja. PPP sebagai partai penyeimbang. Ketika Rembang 1 (Calon bupati) itu dari pihak nasionalis. Maka PPP ini harus menyeimbangkan, menitik beratkan keagamaan,” jelasnya.
Disinggung soal visi-misi yang akan diusung Vivit-Umam, pria yang akrab disapa Gus Idror itu menjelaskan, yang berhak mnyampaikan soal ini adalah para paslon.
Meski begitu, menurutnya, Vivit-Umam akan membawa semangat kepemudaan.
Bagi Gus Idror, Vivit dan Umam sudah memiliki latar belakang nasionalis-religius yang membangun dan bersosial.
”Karena usianya 40-an. Jadi usia kematangan, usia dengan kesemangatan dan dari background mereka berdua ini yang menjadi keistimewaan, mereka nasionalis religious,” katanya.
Sekarang, lanjut dia, yang dibutuhkan masyarakat adalah bagaimana membangun Rembang dengan hati yang benar.
”Kalau sudah hatinya benar, hatinya bagus nanti bisa melihat bahwa yang dibutuhkan itu nasionalis religius bersosial membangun masyarakat,” jelasnya. (vah)
Editor : Achmad Ulil Albab