Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pabrik Garmen dan Rokok Bangun Pabrik di Rembang, Kenapa?

Abdul Rochim • Sabtu, 11 Mei 2024 | 04:24 WIB

 

BUDALAN: Karyawan pabrik sepatu di Jalan Rembang-Pamotan, Desa Sridadi, Rembang Kora, pulang dari kerja.
BUDALAN: Karyawan pabrik sepatu di Jalan Rembang-Pamotan, Desa Sridadi, Rembang Kora, pulang dari kerja.

REMBANG, RADARPATI.ID – Geliat industri di Kabupaten Rembang terus meningkat. Sinyal pabrik rokok hingga garmen masuk makin ketara.

Ditandai pembebasan tanah yang sudah berjalan. Selain itu, juga ada investor yang tertarik membangun mal.

Bupati Rembang Abdul Hafidz tidak menampik daerahnya dilirik sejumlah investor. Di antaranya industri garmen dan rokok sudah pembebasan lahan untuk dijadikan pabrik.

Kehadiran pabrik-pabrik itu, akan melengkapi pabrik-pabrik besar yang sudah beroperasional di kawasan industri Rembang Kota.

”Pabrik sepatu sudah. Pabrik tas sudah. Ini pabrik gorden dan pabrik di dua lokasi bakal dibangun,” katanya.

Imbas positif adanya pabrik-pabrik besar itu, di antaranya banyak warga berusia muda rata-rata sudah berpenghasil Rp 2 juta sampai Rp 3 juta.

Jika ada 10 ribu karyawan, sebulan rata-rata Rp 25 miliar uang masuk di desa-desa per bulan.

Kulo jane kepingin gawe mal. Lha belanja nek Blora dan Pati (Saya sebenarnya ingin membuat mal. Karena belanjanya di Blora dan Pati). Biar greng. Tapi ini masih dipertimbangkan,” terangnya.

Bupati memberikan jawaban soal pertimbangan soal mal. Karena rata-rata orang Rembang tren konsumtifnya naik. Ini berpengaruh positif bagi pertumbuah ekonomi di Rembang.

”Daya beli masyarakat meningkat. Angka pengangguran juga terus menurun,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Rembang tercatat tinggal 1,76 persen dari jumlah penduduk 647 ribu.

”Kalau dihitung warga yang nganggur tinggal 10 ribuan. Itu rekor tertinggi untuk Jateng. Dapat penghargaan dari gubernur, karena tingkat pengangguran tinggal 1,7 persen,” katanya. (noe/lin)

Editor : Abdul Rochim
#Garmen #pabrik #rembang #sepatu