REMBANG, RADARPATI.ID — Gempa bumi dari area perairan Tuban bisa dirasakan sampai wilayah Rembang, Jumat (22/3).
Peristiwa ini berlangsung dua kali. Sampai dengan sekitar pukul 13.00 belum ditemukan adanya kerusakan di wilayah kota santri.
Gempa pertama terjadi sekitar pukul 11.22 kemarin. Getarannya begitu terasa.
Jawa Pos Radar Kudus juga merasakan guncangan dengan durasi beberapa detik itu.
Apalagi jika sedang berada di bangunan lantai dua.
Perabot dan perkakas lainnya sampai bergoyang.
Kejadian ini pun membuat warga kaget. Seperti orang-orang yang berada di kompleks ruko area Jalan Pemuda.
Mereka langsung keluar begitu terjadi guncangan.
Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terjadi di laut pada jarak 126 km arah timur laut Tuban, Jawa Timur, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer berkekuatan magnitudo 5,9.
Getaran ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar aktif di Laut Jawa.
Gempa bumi tidak hanya berhenti di situ saja. Sekitar 30 menit kemudian, pada pukul 11.50 kembali terjadi gempa susulan dengan magnitudo 4,4.
Getaran tersebut juga terasa di wilayah Kabupaten Rembang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Rembang Sri Jarwati menyampaikan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan para camat untuk melaporkan apabila terjadi kerusakan bangunan akibat gempa.
Terutama, wilayah kecamatan yang berdekatan dengan Kabupaten Tuban.
Seperti Kecamatan Sarang, Kragan dan Sedan. Sampai dengan sekitar pukul 13.00, pihaknya belum mendapatkan laporan.
Sehingga untuk sementara bisa dibilang kondisi masih aman.
”Ini kami sudah konfirmasi ke camat ternyata di Sedan, Sarang, Kragan laporannya masih aman belum ada kerusakan,” katanya.
Pihaknya akan terus menunggu konfirmasi. Sampai dengan siang ini tim masih dalam proses meminta konfirmasi kepada masyarakat.
Menunggu koinfirmasi, sampai detik ini belum ada laporan. Ini masih meminta ke masyarakat,” imbuhnya.
Gempa susulan kembali terasa di Kabupaten Rembang sekitar pukul 16.00.
Informasi yang diterima dari BMKG, berkekuatan magnitudo 6,5. (vah/aua)
Editor : Achmad Ulil Albab