REMBANG, RADARPATI.ID – Rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang berlangsung semarak.
Kegiatan diawali dengan apel bersama, bakti sosial, seminar nasional hingga puncaknya jalan sehat sekaligus peresmian pelayanan baru operasi batu ginjal tanpa sayatan atau tanpa bedah.
Tabah Tohamik, Kepala Seksi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang menyebutkan HUT ke-69 RSUD dr R Soetrasno Rembang mulai 12 hingga 20 Februari 2024.
Di acara puncak ada senam sehat bersama Bupati, Forkompimda, beberapa kepala dinas, seluruh karyawan dan keluarganya.
“Selanjutnya bupati meresmikan layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Alat pemecah batu ginjal ini tanpa operasi, karena menggunakan gelombang kejut elektronik,” terangnya.
Pelayanan operasi batu ginjal tanpa sayatan atau bedah sudah beroperasi sejak Senin lalu (19/1).
“Kami juga menggelar panggung hiburan yang di isi seluruh karyawan. Selain itu seminar dengan tema penguatan implementasi rumah sakit sebagai organisasi yang bersifat khusus (OBK) dan penerapan BLUD pada rumah sakit dan puskesmas,” terangnya.
Hadiri dalam seminar, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro dan tiga narasumber. Diantarnya, Sundoyo (Staf ahli Menteri Bidang Hukum Kesehatan Kemenkes RI),
R. Wisnu Saputro, (Kepala Subdit BLUD di Direktorat BUMD, BLUD dan BMD, dan Ditjen Keuda Kemendagri RI, dan Syahrudin Hamzah, (Ketua Departemen Pembinaan PPK BLUD Arsada (Asosiasi Rumah Sakit Daerah).
”Peserta mulai direktur RSUD di Indonesia secara online dan offline, seluruh asisten, kabag, OPD terkait, seluruh puskesmas hingga kepala tata usaha,” jelasnya.
Plt. Direktur RSUD dr R Soetrasno Rembang, dr. Agus Setiyo Hadi Purwanto memaparkan mulai 2023 RSUD mendapatkan penghargaan predikat pelayanan sangat baik dari Kementerian-PAN.
“Ini dari program pantau layanan telefon pasien pasca dirawat. Sebulan tidak kurang ada 1.500 pasien. Kita juga menindaklanjuti 402 saran masukan masyarakat, mulai perbaikan fasilitas dan pelayanan,” ungkapnya.
Di HUT ke-69, Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap RSUD terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ia pun mengapresiasi pelayanan baru yang berbasis teknologi.
Yakni pelayanan ruang ESWL. Dimana penyakit batu ginjal bisa disembuhkan tidak perlu operasi. Cukup menggunakan laser.
”Masyarakat tidak perlu ada rasa takut, khawatir, kalau dioperasi. Karena ini proses dari luar. Cukup ditempelkan sudah bisa menggerakan saraf seluruh tubuh. Sehingga batu ginjal bisa hancur. Kira-kira seperti itu,” ungkapnya.
Hafidz juga terus mendorong di era global ini tantangan terus bertambah. Untuk itu ia berharap RSUD dr R Soetrasno terus memiliki fasilitas, teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.
“Harus terus berkembang. Klinik sudah banyak, paru-paru, jantung, dan sebentar lagi semester II sudah mengoperasikan pasang ring jantung dengan alat canggih dibanding,” imbuhnya. (noe/ali)