REMBANG, RADARPATI.ID – Bupati Abdul Hafidz kemarin mengecek sejumlah proyek pembangunan mulai, peningkatan jalan, puskesmas lasem, hingga kantor dinas pendidikan.
Hasilnya, Hafidz menemukan pemasangan paving miring. Oleh bupati rekanan pun diminta langsung memperbaiki.
Sejak Rabu (27/12/2023) Hafidz bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU dan Taru) Rembang melakukan monitoring pembangunan infrastruktur.
Hari pertama, mulai di wilayah Pancur, Pamotan, Sedan, Sarang, Kragan, dan Lasem.
Kemudian mengecek pembangunan jalan, termasuk melihat langsung proses finishing puskesmas Lasem.
Dalam kesempatan tersebut, Hafidz melihat pemasangan paving kurang rapi. Untuk itu ia meminta dirapikan.
Kemungkinan karena ada penurunan tanah. Sehingga paving jadi bergelombang.
“Saya minta langsung diratakan,” ujarnya sembari mengaku puas dengan proyek pembangunan puskesmas lasem.
Sementara pada kunjungan ke dua kemarin bupati juga mengecek langsung proses penyelesaian proyek perkantoran di dinas pendidikan.
Bupati di temani Kepala Dindikpora Sutrisno beserta tim. Mereka berkeliling di ruangan yang dibangun dua lantai tersebut.
”Semoga peresmian sesuai rencana tanggal 8 Januari 2023 mendatang,” ujarnya.
Menurut Hafidz, proyek di penghujung tahun ini cukup baik. Ia mengakui dari sisi teknis, proses memuaskan.
Namun begitu kekurangan juga pasti ada. Tetapi tidak terlalu substansi.
“Paling soal cat. Contoh puskesmas lasem. Secara fisik jadi 100 persen. Perlu ada penataan-penataan tambahan. Fisik jadi 100 persen,” terangnya.
Sementara secara khusus Hafidz mengakui jika proyek disdik yang di anggaran Rp 6,5 miliar hasilnya luar biasa.
Bahkan ia tak menyangka dengan hasil yang ada di lapangan.
Pelaksananya cukup bagus dan rapi. Konstruksi gedung dua lantai kokoh.
“Kami pastikan hampir memastikan clear secara administrasi dan teknis,” imbuhnya.
Bangunan mulai ruang hall, pertemuan, ruang kabid, kasi, kepala dinas semua sesuai dengan struktur.
“Saya puas dengan rancangannya. Fungsi tidak ada yang ketinggalan,” tambahnya. (noe/ali)
Editor : Achmad Ulil Albab