PATI – Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) KH Abdul Ghaffar Rozin berpesan kepada 319 wisudawan agar menjaga kemandirian dan terus berjuang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana XV dan Program Pascasarjana II IPMAFA, Sabtu (31/10/2026).
Dalam sambutannya, Abdul Ghaffar menekankan pentingnya nilai al-i’timad ‘ala nafs atau kemandirian.
Menurutnya, para lulusan harus mampu mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kehidupan sekaligus mempertahankan cita-cita untuk berkontribusi bagi bangsa.
Baca Juga: Plt Bupati Pati Pantau Jalan Rusak, Sejumlah Ruas Masuk Agenda Perbaikan
“Kekuatan sebenarnya ada pada kalian para santri yang mandiri. Tanpa kemandirian ekonomi, bangsa ini bisa selesai,” ujarnya.
Selain kemandirian, dia mengingatkan para lulusan untuk memegang nilai al-kifah al-mudawamah, yakni perjuangan yang berkelanjutan.
Nilai tersebut merupakan bagian dari sembilan nilai dasar sholih akram yang diajarkan di IPMAFA.
Dia berharap para wisudawan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Nilai-nilai pesantren yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus diwujudkan melalui kesabaran, ketekunan, serta kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Selamat berjuang di dunia nyata dan mengamalkan nilai-nilai pesantren yang telah dipelajari, khususnya I’timad ‘ala nafs dan Kifah Mudawamah. Semoga kita semua mendapatkan nilai ke-10, yaitu al-barokah,” katanya.
Dalam wisuda tersebut, Bahrul Ulum dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah, meraih predikat wisudawan terbaik tingkat institut.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh pesantren dan perwakilan perguruan tinggi.
Momentum wisuda diharapkan menjadi awal bagi para lulusan untuk mengamalkan ilmu sekaligus membawa nilai-nilai pesantren dalam kehidupan bermasyarakat. (*)