432 Pelajar Meriahkan FTBI Tingkat Kecamatan Dawe, 81 Balon Tandai Pembukaan

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 19:25 WIB
Sebanyak 432 pelajar sekolah dasar (SD) di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Korwilcam Dawe, Kamis (3/9/2026).
Sebanyak 432 pelajar sekolah dasar (SD) di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Korwilcam Dawe, Kamis (3/9/2026).

KUDUS – Sebanyak 432 pelajar sekolah dasar (SD) di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menunjukkan kemampuan berbahasa dan bersastra Jawa dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Korwilcam Dawe, Kamis (3/9/2026).

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan penerbangan 81 balon ke udara.

Jumlah tersebut disesuaikan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat Kudus Disiapkan di Lahan Perhutani Gondoharum Seluas 8 Hektare

Pelepasan balon sekaligus menjadi simbol semangat generasi muda dalam menjaga bahasa dan budaya bangsa.

Ketua KKG Kelas Kecamatan Dawe Syaefudin Ansor mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan bersastra Jawa.

“Festival ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan berbahasa dan bersastra Jawa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan dan menjaga bahasa serta budaya Jawa kepada generasi muda,” ujar Syaefudin.

Festival digelar di Aula Korwilcam Dawe, SD 6 Kandangmas, dan SD 1 Cendono. Sebanyak tujuh cabang lomba dipertandingkan, yakni sesorah, geguritan, macapat, ndagel ijen, nulis cerkak, nulis langsung maca aksara Jawa, dan ndongeng.

Ratusan peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan.

Mereka tidak hanya dituntut mampu menggunakan bahasa Jawa dengan baik, tetapi juga menunjukkan keberanian dan kreativitas melalui cabang yang diikuti.

“Anak-anak diharapkan tidak hanya mampu berbahasa Jawa, tetapi juga berani tampil dan kreatif dalam bersastra. Ini penting agar bahasa dan budaya Jawa tetap hidup di kalangan generasi muda,” lanjutnya.

Melalui FTBI, para pelajar juga mendapatkan ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus berkompetisi secara positif.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa ibu dan kebudayaan daerah. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
budaya Jawa FTBI Dawe Festival Tunas Bahasa Ibu pelajar Kudus bahasa jawa