Hasil Lab Menu MBG di Pati Keluar, Ada Paparan Bakteri

Admin • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:50 WIB
ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI

DIPERIKSA: Siswa di Pati mendapatkan perawatan di UGD RSUD Soewondo belum lama ini.
ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI DIPERIKSA: Siswa di Pati mendapatkan perawatan di UGD RSUD Soewondo belum lama ini. 

PATI - Hasil lab menu makan bergizi gratis (MBG) telah keluar.

Sejumlah makanan dinyatakan positif terkontaminasi bakteri. Seperti Escherichia coli, Bacillus sp, dan Bacillus cereus.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Luky Pratugas Narimo menyatakan, hasil lab belum seluruhnya pihaknya terima. Masih ada parameter kimia yang belum keluar.

Kata dia, Jika hasil lab sudah keluar seluruhnya akan dilakukan ekspertisi oleh dokter spesiali PK.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Lahan 500 M2 untuk Koperasi Nelayan Merah Putih di Puncel Pati, Ini Layanannya

Kemudian diserahkan kepada ketua satgas MBG.

“Bisa mengkonfirmasi hasilnya kepada satgas MBG melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Ini statemen dari Dinkes Provinsi (hasil lab Semarang). Keterangan resmi hanya dari Diskominfo Pati,” paparnya.

Ketika dihubungi, Kepala Diskominfo Pati Sugiyono menuturkan bahwa hasil lab SPPG Gembong itu sudah keluar.

Namun hanya parameter mikrobiologi.

“Namun parameter kimia belum keluar,” paparnya. 

 

Lanjut dia, saat ini Dinkes sedang bersurat ke RSUD Soewondo.

Tujuannya untuk dilakukan ekspertisi oleh dokter spesialis PK atas hasil lab mikrobiologi.

“Hasil lab seluruhnya beserta ekspertisi akan disampaikan kepada Bapak bupati. Demikian laporan kami untuk menjadikan periksa,” imbuhnya. 

Menurutnya, ekspertisi (ekspertise) hasil lab adalah proses pembacaan, analisis, dan validasi data pemeriksaan laboratorium oleh tenaga ahli.

Seperti Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) dan dokter spesialis (terutama dokter spesialis patologi klinik). 

“Tujuannya untuk memastikan keakuratan dan makna klinis dari hasil tersebut. Jadi kami masih menunggu yang kimia dan nunggu analisis atau ekspertisi itu. Sementara ini belum ada info dari spesialisnya,” katanya.

Sebelumnya, dugaan keracunan makanan menimpa ratusan siswa dan sejumlah guru di dua sekolah di Kabupaten Pati. 

Mereka mengalami sejumlah gangguan kesehatan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 Dua sekolah yang terdampak yakni MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong.

Makanan MBG yang dikonsumsi siswa diketahui didistribusikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 01 Ngembes.

Di MTsN 3 Pati, sedikitnya 127 dari total 565 siswa mengalami keluhan kesehatan. Mayoritas siswa yang terdampak merupakan pelajar kelas VIII dan IX.

Pada hari yang sama, dugaan keracunan juga terjadi di SMPN 1 Gembong. Sebanyak 103 dari total 443 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Selain siswa, sekitar 13 guru yang turut menyantap makanan tersebut juga mengalami gangguan kesehatan. (adr)

 

Editor : Abdul Rochim
hasil labkesda mbg terpapar bakteri Mbg pati