PATI – Polresta Pati kini memiliki Media Center yang disiapkan sebagai ruang komunikasi sekaligus mendukung aktivitas peliputan insan pers.
Fasilitas tersebut diresmikan Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit Jumat (4/9), bersamaan dengan agenda silaturahmi bersama wartawan di Kabupaten Pati.
Peresmian berlangsung di Ruang Media Center Polresta Pati mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolresta Pati AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, jajaran pejabat utama Polresta Pati, serta insan pers yang tergabung dalam PWI Kabupaten Pati dan IJTI Muria Raya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan ramah tamah, silaturahmi, pemotongan tumpeng, serta penyerahan sembako kepada awak media.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Sigit mengatakan Media Center sengaja disiapkan sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan wartawan.
Menurutnya, hubungan yang baik dengan insan pers diperlukan untuk memastikan informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara jelas.
“Pertama-tama kami mengucapkan selamat datang kepada rekan-rekan insan pers di Media Center Polresta Pati. Tempat ini kami siapkan sebagai ruang untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi,” kata Sigit.
Ia menilai pers memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.
Karena itu, Polri dan media perlu membangun komunikasi yang harmonis serta saling mendukung dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mohon kerja sama dari rekan-rekan media. Mari kita bangun komunikasi dan silaturahmi yang harmonis sehingga bersama-sama bisa menciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Pati yang kondusif,” ujarnya.
Peresmian Media Center tersebut juga diisi dengan doa bersama.
Tradisi itu dilakukan sebagai bentuk harapan agar fasilitas yang baru disediakan dapat memberikan manfaat bagi kepolisian maupun insan pers.
“Ini merupakan tradisi dan doa bersama dalam rangka peresmian ruangan Media Center. Mudah-mudahan tempat ini membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi kita semua,” jelasnya.
Sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolresta Pati yang baru, Sigit meminta dukungan dari insan pers dalam menjalankan tugasnya.
Ia juga membuka ruang bagi wartawan untuk menyampaikan saran, masukan, maupun kritik terhadap kinerja kepolisian.
“Saya sebagai Kapolresta Pati yang baru tentu memohon dukungan, saran dan masukan dari rekan-rekan media. Kami ingin bersama-sama menjaga Kabupaten Pati agar tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Sigit bahkan menegaskan bahwa Polresta Pati tidak anti terhadap kritik.
Menurutnya, kritik yang disampaikan secara konstruktif justru dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Kami tidak anti kritik. Silakan memberikan kritik, saran maupun masukan. Yang penting mari kita saling berkoordinasi dan berkomunikasi, sehingga apa yang menjadi persoalan bisa kita cari solusinya bersama,” tegasnya.
Ia juga meminta wartawan tidak ragu melakukan konfirmasi apabila menemukan informasi atau isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Termasuk yang beredar melalui media sosial.
Menurut Sigit, komunikasi dua arah antara kepolisian dan media diperlukan agar informasi yang sampai kepada publik tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kalau ada informasi yang berkembang, silakan dikomunikasikan dan dikonfirmasi. Kami ingin komunikasi ini berjalan dua arah agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Lebih dari sekadar ruang kerja, Sigit berharap Media Center dapat menjadi tempat bersama bagi wartawan ketika membutuhkan ruang untuk melakukan koordinasi, menulis berita, maupun memperoleh informasi dari kepolisian.
“Kami ingin Media Center ini menjadi rumah bersama bagi rekan-rekan media ketika membutuhkan tempat untuk berkoordinasi, membuat berita maupun melakukan konfirmasi. Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Untuk menunjang kenyamanan awak media, Polresta Pati juga melengkapi Media Center dengan sejumlah fasilitas pendukung.
Di antaranya air minum, teh, kopi, air mineral, perlengkapan mandi, serta berbagai kebutuhan lainnya.
“Kami berusaha menyediakan fasilitas yang nyaman. Silakan dimanfaatkan oleh rekan-rekan media. Harapan kami, dengan komunikasi yang baik dan suasana yang nyaman, sinergi Polri dan media semakin kuat,” pungkasnya.
Polresta Pati mengajak masyarakat turut menjaga situasi kamtibmas. Masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau hendak melaporkan adanya gangguan keamanan.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari insan pers.
Sekjen PWI Kabupaten Pati, Nur Cholis, menilai Media Center yang disediakan Polresta Pati cukup representatif dan dapat menunjang kegiatan jurnalistik wartawan di wilayah Pati.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua IJTI Muria Raya, Ihwan Migftahudin.
Ia berharap keberadaan Media Center semakin membuka akses komunikasi antara kepolisian dan media.
Khususnya ketika wartawan membutuhkan konfirmasi terkait informasi yang berkembang di masyarakat maupun media sosial.
Peresmian Media Center kemudian ditutup dengan ramah tamah antara Kapolresta Pati, jajaran pejabat utama Polresta Pati, dan insan pers.
Melalui fasilitas tersebut, Polresta Pati berharap hubungan dengan insan pers semakin erat.
Komunikasi yang terbuka juga diharapkan dapat mempercepat proses klarifikasi informasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. (adr)
Editor : Editor