Pria 32 Tahun Ditemukan Tewas di Dasar Tebing Obyek Wisata Tadah Hujan Sukolilo Pati

Admin • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:00 WIB
Evakuasi korban jatuh di wisata Air Terjun Tadah Hujan Sukolilo Pati. (DOK POLRESTA PATI)
Evakuasi korban jatuh di Obyek Wisata Tadah Hujan Sukolilo Pati. (DOK POLRESTA PATI)

 

PATI – Pencarian seorang pria berinisial MAN (32), warga yang sebelumnya berpamitan keluar rumah, berakhir duka.

Ia ditemukan meninggal dunia di dasar tebing kawasan Obyek Wisata Tadah Hujan, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (31/8/2026) malam.

Korban ditemukan setelah keluarga bersama warga melakukan pencarian karena MAN tidak kunjung pulang beberapa jam setelah berpamitan kepada istrinya.

Baca Juga: Polresta Pati Tangkap Ibu Pembuang Bayi di Juwana Pati, Tersangka Ternyata Janda Anak Lima

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo AKP Suntoro, S.Sos., M.H., membenarkan kejadian tersebut.

Polisi menerima informasi dari warga dan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan bersama tim medis.

"Setelah menerima informasi dari warga, anggota langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama tim medis," ujar Suntoro.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, MAN berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 16.00 WIB untuk keluar rumah menggunakan sepeda motor. Namun, hingga sekitar pukul 18.00 WIB, korban belum juga kembali.

Keluarga bersama saudara dan sejumlah tetangga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 19.00 WIB, sepeda motor milik korban ditemukan berada di sekitar kawasan Obyek Wisata Tadah Hujan.

Pencarian kemudian diperluas. Warga menemukan sandal yang diduga milik korban di sekitar tepi tebing. Dari temuan tersebut, pencarian dilanjutkan ke bagian bawah tebing.

"Setelah kendaraan ditemukan, keluarga dan warga melanjutkan pencarian. Kemudian ditemukan sandal korban di sekitar tebing dan pencarian diteruskan ke bawah," jelasnya.

Sekitar pukul 20.30 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar tebing dalam kondisi meninggal dunia. Tebing tersebut memiliki ketinggian sekitar 20 meter dari bagian atas.

Tim medis dari Puskesmas Sukolilo I kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka pada bagian kepala, hidung, tangan, dan kaki.

Luka-luka tersebut diduga berkaitan dengan benturan akibat korban terjatuh dari ketinggian.

"Untuk hasil pemeriksaan awal dari tim medis, ditemukan luka pada kepala, hidung, tangan dan kaki. Korban dinyatakan sudah meninggal dunia," kata Suntoro.

Baca Juga: Percobaan Bunuh Diri di Sebuah Hotel di Kudus Gegerkan Warga, Polisi Masih Selidiki Penyebab

Jenazah selanjutnya dievakuasi dari dasar tebing oleh petugas bersama warga. 

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.

Mengenai dugaan korban sengaja menjatuhkan diri, polisi masih melakukan penelusuran berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi.

Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut dan tidak mengajukan tuntutan hukum.

"Kami tetap melakukan penanganan sesuai prosedur. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan menjadi bagian dari proses untuk memastikan kronologi kejadian," ungkap Suntoro.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata, khususnya lokasi yang memiliki medan terjal dan tebing.

Pengunjung diminta tidak mendekati area tebing yang berbahaya serta mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan wisata.

"Untuk masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata, kami imbau selalu mengutamakan keselamatan, terutama ketika berada di sekitar tebing. Jangan mengambil risiko dengan mendekati lokasi yang membahayakan," pungkasnya. (aua)

Editor : Admin
obyek wisata tadah hujan sukolilo wisata pati Polresta Pati