
PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali mempromosikan berbagai produk unggulan daerah melalui ajang Jateng Fair 2026 yang digelar di PRPP Semarang.
Keikutsertaan ini diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Plt Ketua Dekranasda Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, meninjau langsung stan Kabupaten Pati pada Jumat (3/7).
Dalam kunjungannya, ia memastikan berbagai produk khas Pati ditampilkan sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah.
Baca Juga: SPMB Ditutup, SMP di Pati yang Belum Penuhi Kuota Masih Boleh Terima Siswa Baru
Jateng Fair 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berlangsung pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Pameran tersebut diikuti seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah sebagai wadah promosi produk unggulan sekaligus membuka peluang kerja sama dan pemasaran.
Dwi menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi setiap daerah untuk menunjukkan potensi terbaiknya.
"Jateng Fair ini sangat luar biasa. Setiap daerah dapat menampilkan produk-produk unggulan UMKM masing-masing sehingga masyarakat bisa mengenal kekayaan potensi daerah di Jawa Tengah," ujarnya.
Stan Kabupaten Pati menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari komoditas pertanian, kuliner, hingga kerajinan khas.
Produk yang dipamerkan antara lain jeruk pamelo, kelapa kopyor, tape gembong, batik tulis Bakaran, bandeng presto, terasi Juwana, serta kerajinan kuningan dan tembaga.
Menurut Dwi, keikutsertaan dalam pameran tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan selama acara berlangsung.
Tetapi juga menjadi sarana membangun jejaring bisnis dan memperkuat citra produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Stan Kabupaten Pati saat ini sudah cukup bagus. Kami berharap tahun depan bisa semakin meningkat, baik dari sisi produk yang ditampilkan, kreativitas penyajian, maupun nilai penjualannya," katanya.
Ia menambahkan, promosi yang berkelanjutan menjadi salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus mengangkat potensi ekonomi Kabupaten Pati.
Di akhir kunjungannya, Dwi mengajak masyarakat untuk mengunjungi stan Dekranasda Kabupaten Pati dan memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM lokal.
"Mari datang dan ramaikan stan Kabupaten Pati. Dengan membeli produk lokal, kita ikut mendukung perkembangan UMKM dan perekonomian daerah," pungkasnya.(aua)