PATI – Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.
Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan keputusan tersebut tidak berkaitan dengan polemik penghentian sementara proyek renovasi rumah sakit, melainkan murni karena alasan kesehatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, kondisi kesehatan dr. Rini menurun setelah mengalami kecelakaan sekitar sebulan lalu.
Akibat insiden tersebut, ia mengalami cedera pada tulang ekor sehingga membutuhkan waktu untuk menjalani proses pemulihan.
Baca Juga: Surat Rekomendasi Solar Subsidi Nelayan Banyutowo Pati Mulai Diproses
“Tidak ada kaitannya dengan renovasi RSUD Soewondo yang saat ini dihentikan sementara,” tegas Chandra.
Menurutnya, kondisi kesehatan yang belum pulih membuat dr. Rini memilih mengundurkan diri agar dapat fokus menjalani pengobatan.
“Karena kondisi Bu Rini sudah tidak sehat. Waktu sebulan lalu beliau jatuh dan tulang ekornya bermasalah, sehingga perlu fokus untuk penyembuhan,” ujarnya.
Chandra mengungkapkan, surat pengunduran diri dr. Rini telah diterima pada Kamis (18/6).
Dalam surat tersebut, dr. Rini mengajukan permohonan untuk mengakhiri masa tugasnya sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati mulai 1 Juli 2026.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pati masih mengkaji permohonan tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada nama yang disiapkan untuk mengisi posisi Direktur RSUD RAA Soewondo Pati.
“Masih kami kaji. Untuk nama pengganti, belum ada,” pungkas Chandra. (adr)
Editor : Abdul Rochim