Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

BURON! Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati Tak Ada di Ponpes, Tersiar Kabar Lari ke Luar Pulau

Abdul Rochim • Selasa, 5 Mei 2026 | 17:48 WIB
Massa pendemo tersangka pencabulan terhasap santriwati mengungkapkan kegeraman dalam bentuk tulisan di spanduk. (ULIL ALBAB/RADAR PATI)
Massa pendemo tersangka pencabulan terhasap santriwati mengungkapkan kegeraman dalam bentuk tulisan di spanduk. (ULIL ALBAB/RADAR PATI)

PATI – Aktivitas di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, terhenti total setelah mencuat kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati.

Pengasuh ponpes berinisial As yang telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 April 2026 hingga kini belum berhasil diamankan. Keberadaannya pun masih misterius.

Sejumlah warga menyebut tersangka diduga telah meninggalkan daerah dan berada di luar pulau.

Baca Juga: DUGAAN Kiai Cabuli Santriwati: Ponpes Ndholo Kusumo Pati Bukan Naungan NU, Izin segera Dicabut

Informasi yang beredar menyebut ia mengikuti jaringan santri dari Kalimantan, namun kabar tersebut belum dapat dipastikan.

Aparat kepolisian terus melakukan pencarian. Pada Senin (4/5) malam, petugas mendatangi area pondok hingga rumah kerabat tersangka untuk menelusuri jejaknya.

Ketua Pemuda Tlogosari, Ahmad Nawawi, mengungkapkan tersangka sudah meninggalkan pondok sejak sekitar dua bulan lalu. Sejak saat itu, aktivitas pesantren, terutama santri putri, berhenti total.

Ia menyebut tersangka sempat terlihat terakhir di wilayah Rejenu, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang biasa menjadi lokasi aktivitas spiritualnya.

Namun setelah itu, keberadaannya tidak lagi diketahui.

Warga pun mulai resah dan mendesak aparat segera menangkap tersangka.

Bahkan, mereka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolresta Pati jika tidak ada perkembangan signifikan.

“Kasus ini sudah meresahkan dan mencoreng nama baik desa,” ujar Nawawi.

Sebelum kasus ini mencuat, warga juga mengaku sudah mencurigai adanya dugaan praktik lain seperti pemerasan dan penipuan di lingkungan tersebut.

Baca Juga: PIYE LEH! Kiai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati di Pati Dikabarkan Menghilang Dua Bulan Lalu

Sementara itu, Polresta Pati telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga telah melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Dika Hadian Widya Wiratama, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penangkapan terlebih dahulu sebelum proses penahanan.

Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui keberadaan tersangka.

Penanganan kasus ini, kata dia, dilakukan secara profesional dengan tetap menghormati hak asasi manusia. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#Ponpes Ndholo Kusumo #kasus asusila pesantren #pencabulan santriwati #tersangka buron Pati #Polresta Pati