PATI – Kerusakan talud sungai di Desa Dadirejo, Kecamatan Margorejo, menjadi perhatian serius setelah ambrol akibat banjir yang dipicu hujan deras beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan lingkungan sekitar, terutama karena berpotensi memicu longsor susulan di tengah musim hujan yang masih berlangsung.
Talud sungai di Desa Dadirejo tampak mengalami kerusakan cukup parah.
Baca Juga: Innalilahi! Pria di Pati Meregang Nyawa Kesetrum Kabel Listrik Sound Horeg
Struktur penahan tanah ambrol dan retak, bahkan sebagian badan talud miring ke arah sungai.
Derasnya aliran air saat hujan menyebabkan material tanah di sekitarnya tergerus, memperparah kondisi yang ada.
Warga setempat, Aminudin, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak lanjutan jika kerusakan tidak segera ditangani.
Menurutnya, kondisi talud yang ambrol berpotensi menimbulkan longsor susulan serta memperluas dampak banjir.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Widyotomo Kusdiyanto, menjelaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kerusakan signifikan akibat luapan air sungai.
Ia menyebutkan, longsornya talud dipicu oleh meningkatnya debit air saat hujan deras.
Pihak DPUTR telah mengusulkan perbaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), meski realisasinya masih menunggu ketersediaan anggaran.
Selain itu, DPUTR juga telah melakukan survei langsung guna menghitung kebutuhan biaya perbaikan.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan infrastruktur yang terdampak bencana.
Widyotomo menegaskan bahwa perbaikan talud menjadi prioritas mendesak untuk mencegah kerusakan yang lebih luas. Ia berharap penanganan dapat segera dilakukan agar risiko longsor lanjutan dan dampak banjir dapat diminimalkan.
Sebagai langkah antisipasi, DPUTR Kabupaten Pati akan terus memantau kondisi di lokasi serta menyiapkan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Perbaikan talud ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. (adr/him)