PATI — Untuk menjaga situasi tetap kondusif selama Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Polresta Pati meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aksi tawuran dan kejahatan jalanan.
Patroli digelar setiap malam mulai pukul 21.00 WIB dengan melibatkan Subsatgas Objek Vital (Obvit) dan Jalur Arteri. Sejumlah lokasi strategis menjadi fokus pengawasan.
Baca Juga: Bawa Sound System dan Miras Ketika Waktu Sahur, Sembilan Remaja di Pati Diamankan Polisi
Seperti Terminal Kembang Joyo, Pasar Rogowangsan, Pasar Pragolo, Jalan Pati–Kudus, serta Jalan Pangeran Diponegoro yang dikenal memiliki aktivitas tinggi pada malam hari.
Kegiatan tersebut dipimpin Padal Subsatgas Obvit dan Jalur Arteri, AKP Riyanto, bersama 11 personel gabungan.
Selain melakukan pemantauan situasi kamtibmas, petugas juga mengawasi arus lalu lintas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memberikan imbauan keamanan.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir area publik mulai dari terminal, pasar, hingga jalur utama guna memastikan tidak terjadi gangguan keamanan maupun kemacetan.
Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
Kasatgas Preventif Ops Ketupat Candi 2026 Polresta Pati, Kompol Ali Mahmudi, menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat di masa libur.
Ia menyebut, penempatan personel di titik-titik strategis diharapkan mampu menekan potensi tindak kriminal seperti pencurian, penipuan, hingga gangguan kamtibmas lainnya. Patroli akan terus diintensifkan, khususnya pada malam hingga dini hari.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan, baik melalui Call Center Polri 110 maupun layanan Chatbot SiPolan Polda Jawa Tengah. (adr)
Editor : Admin