Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Orang Tua di Pati Mulai Cemas Soal MBG Saat Ramadan

Abdul Rochim • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:45 WIB

MBG saat Ramadan di Pati.
MBG saat Ramadan di Pati.

PATI – Sejumlah wali murid di Kabupaten Pati, khususnya para ibu, mulai mengungkapkan kekhawatiran terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berlangsung selama bulan Ramadan.

Mereka menilai, pembagian makanan di sekolah berpotensi mengganggu anak-anak yang sedang belajar menjalankan ibadah puasa.

Puput Wijayanti, wali murid di SDN Ngarus Pati, mengaku merasa waswas jika MBG tetap dibagikan dalam bentuk makanan siap santap saat jam sekolah.

Meski ada kebijakan makanan boleh dibawa pulang, ia khawatir sebagian anak akan mengonsumsinya sebelum waktu berbuka.

“Kalau tetap dibagikan, pasti ada rasa khawatir. Takutnya dimakan di jalan, lalu anak saya ikut tergoda,” ujar warga Pati Kota tersebut.

Selama Ramadan, anaknya menerima menu MBG berupa makanan kering seperti roti, telur, dan jajanan ringan.

Ia memperkirakan nilai paket tersebut sekitar Rp10 ribu.

Kekhawatiran serupa disampaikan Hendra Wijaya, wali murid siswa SMP.

Ia mengatakan anaknya sedang dalam tahap belajar berpuasa, sehingga keberadaan makanan siap santap di sekolah dikhawatirkan menjadi godaan.

Menurutnya, akan lebih tepat jika bantuan selama Ramadan diberikan dalam bentuk bahan mentah atau pengganti uang, bukan makanan siap konsumsi.

Ia menambahkan, sebelumnya pembagian MBG pernah dirapel untuk tiga hari sekaligus. “Setidaknya selama puasa ini tidak dalam bentuk makanan jadi,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati menyatakan pelaksanaan MBG tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Kepala Disdikbud Pati, Sunarji, menyebut pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait pola penyaluran selama Ramadan, termasuk jenis menu yang akan dibagikan.

Menurutnya, belum ada kepastian apakah MBG tetap didistribusikan di sekolah seperti biasa, serta apakah menu yang diberikan berupa makanan basah atau kering.

Mekanisme konsumsi, apakah dimakan di sekolah atau dibawa pulang, juga masih menunggu arahan lebih lanjut.

Sunarji berharap jika program tetap berjalan selama Ramadan, makanan yang disalurkan sebaiknya berupa makanan kering agar dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa di rumah masing-masing. (adr)

Editor : Abdul Rochim
#wali murid #Mbg #pati #ramadan